home global news

Ketika Wali Kota Surabaya Peluk Anak Yatim Piatu akibat Covid

Senin, 23 Agustus 2021 - 18:05 WIB
Wali Kota Surabaya memeluk anak yatim piatu akibat Covid-19. (Foto: Antara).
Momen Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memeluk anak-anak yang ditinggal orang tua karena Covid-19 begitu mengharukan. Di usia yang masih belia, mereka sudah kehilangan orang tuanya yang meninggal akibat Corona.

Hal ini dirasakan Elen, salah seorang anak di Surabaya. Dia belum bisa sepenuhnya mengerti karena dalam usianya yang masih tiga tahun, namun sudah menjadi yatim piatu.

Eldiaz Nainggolan, ayah dari Ellen, meninggal pada 3 Juli 2021. Lalu pada 7 Juli 2021, disusul sang ibunda, Cristina Margereta juga berpulang. Kedua pasangan suami istri tersebut meninggal setelah terpapar Covid-19.

Baca Juga: 10.000 Paket Sembako Dibagikan kepada Warga Terdampak Covid di Surabaya

"Sedih. Rasanya sulit kita bayangkan bisa ditanggung seorang anak berusia tiga tahun. Seorang anak tunggal, yang dalam empat hari harus kehilangan kedua orang tua," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat mengunjungi Elen di kediamannya, belum lama ini.

Kala itu, wali kota bersama istrinya Rini Indriyani, yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Surabaya, menyempatkan waktu untuk berkunjung ke kediaman Ellen. Saat itu, Eri bersama istri membawakan mainan, alat tulis dan jajan kesukaan Ellen. Mereka berbincang-bincang dan menemani Elen bermain.

Eri bersama istri berusaha menghiburnya dengan mainan itu. Meskipun dia sadar betul bahwa ayah dan ibunya yang sudah berpulang akibat Covid-19, tak akan tergantikan di hati Elen.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
covid-19 yatim piatu wali kota surabaya
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya