Kalah Lawan Vietnam, Timnas Indonesia Gagal Cetak Sejarah
Fajar adhitya
Senin, 09 Januari 2023 - 21:30 WIB
Shin Tae-yong gagal membawa Timnas Indonesia masuk ke final Piala AFF 2022 usai dihajar VIetnam 2-0 (foto: PSSI)
Timnas Indonesia gagal cetak sejarah untuk mengangkat Piala AFF 2022 setelah dalam pertandingan leg 2 semifinal kalah melawan Vietnam dengan skor 2-0.
Nguyen Tienh Lin mencetak brace saat babak kedua berjalan sekitar 120 detik. Lagi-lagi Do Hung Dung membantu gol tercipta, kali ini lewat sepak pojok.
Tertinggal 2-0 dari Vietnam di Stadion My Dinh, Senin (9/1/2023) membuat para fans hopeless. Harapan Indonesia lolos ke final dan mencetak sejarah menjadi tidak terarah.
Baca juga:Indonesia Kebobolan Cepat di Babak Pertama, STY Optimis Seri?
Pada menit 54, Indonesia punya peluang. Dendy Sulistyawan berhasil mendribel memasuki area kotak penalti, tapi dihalangi satu pemain belakang dan satu yang lain mengawasi membuatnya gagal menciptakan fase akhir yang mantap. Bola tidak sempat dilesatkan.
Kendali ruang anak asuh Park Hang-seo terlihat lebih unggul. Block pressing mereka memaksa anak-anak Shin Tae-yong merapatkan barisan di lini bertahan.
Menit 57, STY meminta Asnawi Mangkualam kembali ke bench dan menggantinya dengan Witan Sulaeman. Pada babak pertama, Asnawi banyak menuai kritik penggemar di media sosial karena passing-passingnya yang justru menguntungkan lawan. STY juga menarik Saddil Ramdhani yang digantikan Ricky Kambuaya.
Nguyen Tienh Lin mencetak brace saat babak kedua berjalan sekitar 120 detik. Lagi-lagi Do Hung Dung membantu gol tercipta, kali ini lewat sepak pojok.
Tertinggal 2-0 dari Vietnam di Stadion My Dinh, Senin (9/1/2023) membuat para fans hopeless. Harapan Indonesia lolos ke final dan mencetak sejarah menjadi tidak terarah.
Baca juga:Indonesia Kebobolan Cepat di Babak Pertama, STY Optimis Seri?
Pada menit 54, Indonesia punya peluang. Dendy Sulistyawan berhasil mendribel memasuki area kotak penalti, tapi dihalangi satu pemain belakang dan satu yang lain mengawasi membuatnya gagal menciptakan fase akhir yang mantap. Bola tidak sempat dilesatkan.
Kendali ruang anak asuh Park Hang-seo terlihat lebih unggul. Block pressing mereka memaksa anak-anak Shin Tae-yong merapatkan barisan di lini bertahan.
Menit 57, STY meminta Asnawi Mangkualam kembali ke bench dan menggantinya dengan Witan Sulaeman. Pada babak pertama, Asnawi banyak menuai kritik penggemar di media sosial karena passing-passingnya yang justru menguntungkan lawan. STY juga menarik Saddil Ramdhani yang digantikan Ricky Kambuaya.