Kiat Optimalkan AC Tanpa Cemas Tekor akibat Tagihan Listrik
Dwitisya Rizky Desindatika
Rabu, 25 Agustus 2021 - 10:38 WIB
Ilustrasi Foto: Langit7.id/Istock
AC adalah salah satu alat elektronik favorit rumah tangga untuk mendinginkan ruangan.
Pemasangannya di rumah-rumah Indonesia sudah menjadi hal wajar. Hanya saja penggunaan AC bisa jadi salah satu penyumbang membengkaknya tagihan listrik rumah, apalagi dengan setelan tidak tepat.
Misal, menyetel AC ke suhu paling rendah dengan mode cool ditambah kecepatan kipas lebih tinggi. Cara tersebut membuat kompresor pendingin udara dituntut bekerja jauh lebih keras.
Apa saja hal sederhana dari penggunaan AC yang bisa bantu menghemat listrik? Yuk kita cari tahu bersama.
Memilih AC hemat listrik
Jika baru memutuskan untuk beralih menggunakan AC, ada baiknya memilih AC dengan fitur hemat energi sebagai langkah awal. Teknologi ini biasanya membuat harga AC jadi lebih mahal tapi lihatlah sebagai investasi jangka panjang.
AC low watt dilengkapi dengan kompresor yang menggunakan daya listrik lebih kecil dibanding AC standard. Bahkan, AC hemat energi dapat menghemat konsumsi daya listrik 20-30% setiap bulannya.
Pemasangannya di rumah-rumah Indonesia sudah menjadi hal wajar. Hanya saja penggunaan AC bisa jadi salah satu penyumbang membengkaknya tagihan listrik rumah, apalagi dengan setelan tidak tepat.
Misal, menyetel AC ke suhu paling rendah dengan mode cool ditambah kecepatan kipas lebih tinggi. Cara tersebut membuat kompresor pendingin udara dituntut bekerja jauh lebih keras.
Apa saja hal sederhana dari penggunaan AC yang bisa bantu menghemat listrik? Yuk kita cari tahu bersama.
Memilih AC hemat listrik
Jika baru memutuskan untuk beralih menggunakan AC, ada baiknya memilih AC dengan fitur hemat energi sebagai langkah awal. Teknologi ini biasanya membuat harga AC jadi lebih mahal tapi lihatlah sebagai investasi jangka panjang.
AC low watt dilengkapi dengan kompresor yang menggunakan daya listrik lebih kecil dibanding AC standard. Bahkan, AC hemat energi dapat menghemat konsumsi daya listrik 20-30% setiap bulannya.