Astronot UEA Bagikan Pemandangan Berkilau Malam Ramadhan dari Luar Angkasa
Fajar adhitya
Ahad, 26 Maret 2023 - 20:00 WIB
Astronot UEA, Sultan Al Neyadi (Foto: www.twitter.com/astroalneyadi)
Astronot Uni Emirat Arab (UEA) Sultan Al Neyadi membagikan pemandangan berkilau malam Ramadhan di luar angkasa. Sebuah video dari Stasiun Antariksa Nasional dia kirim bertepatan dengan awal Ramadhan 144 Hijriah.
"Ramadhan Mubarak. Semoga Anda semua mendapatkan bulan yang penuh berkah," tulis Al Neyadi di Twitter pada hari Kamis (24 Maret).
Pada cuitannya, Al Neyadi membagikan video pemandangan spektakuler Bumi, bulan, dan Venus dari Stasiun Antariksa Internasional. "Berbagi pemandangan malam hari yang indah dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan Anda semua."
Baca Juga:Gerindra Instruksikan Kader Tetap Berbagi di Bulan Ramadhan
Dilansir dariSpace, Sultan Al Neyadi, terbang ke luar angkasa pada 2 Maret lalu sebagai bagian dari misi SpaceX Crew-6. Dia mengatakan tidak akan menjalankan ibadah puasa selaku musafir dan karena alasan keamanan. Islam membolehkan musafir tidak berpuasa Ramadhan. Astronot UEA pertama di luar angkasa ini merayakan awal Ramadhan di orbit dengan datangnya bulan baru minggu ini.
Al Neyadi tiba di luar angkasa pada 2 Maret silam setelah meluncur ke orbit dengan roket Falcon 9 milik SpaceX di dalam pesawat ruang angkasa Crew Dragon. Dia akan bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional selama setengah tahun ke depan dalam misi jangka panjang pertama yang diterbangkan oleh astronot Uni Emirat Arab.
"Kita (seorang muslim) sebenarnya diizinkan untuk makan makanan yang cukup dan untuk mencegah eskalasi kekurangan makanan atau nutrisi atau hidrasi," kata Al Neyadi tentang hukum berpuasa bagi musafir dalam konferensi pers pra-penerbangan beberapa waktu lalu.
"Ramadhan Mubarak. Semoga Anda semua mendapatkan bulan yang penuh berkah," tulis Al Neyadi di Twitter pada hari Kamis (24 Maret).
Pada cuitannya, Al Neyadi membagikan video pemandangan spektakuler Bumi, bulan, dan Venus dari Stasiun Antariksa Internasional. "Berbagi pemandangan malam hari yang indah dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan Anda semua."
Baca Juga:Gerindra Instruksikan Kader Tetap Berbagi di Bulan Ramadhan
Dilansir dariSpace, Sultan Al Neyadi, terbang ke luar angkasa pada 2 Maret lalu sebagai bagian dari misi SpaceX Crew-6. Dia mengatakan tidak akan menjalankan ibadah puasa selaku musafir dan karena alasan keamanan. Islam membolehkan musafir tidak berpuasa Ramadhan. Astronot UEA pertama di luar angkasa ini merayakan awal Ramadhan di orbit dengan datangnya bulan baru minggu ini.
Al Neyadi tiba di luar angkasa pada 2 Maret silam setelah meluncur ke orbit dengan roket Falcon 9 milik SpaceX di dalam pesawat ruang angkasa Crew Dragon. Dia akan bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional selama setengah tahun ke depan dalam misi jangka panjang pertama yang diterbangkan oleh astronot Uni Emirat Arab.
"Kita (seorang muslim) sebenarnya diizinkan untuk makan makanan yang cukup dan untuk mencegah eskalasi kekurangan makanan atau nutrisi atau hidrasi," kata Al Neyadi tentang hukum berpuasa bagi musafir dalam konferensi pers pra-penerbangan beberapa waktu lalu.