home global news

Martabat Bangsa

Rabu, 03 Januari 2024 - 15:24 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir
Haedar Nashir

Ketum PP Muhammadiyah

Kata pepatah, “Gajah mati meninggalkan gading, Harimau mati meninggalkan belang.” Lalu, “Manusia mati meninggalkan nama.”

Tentu nama baik, bukan nama buruk. Nama baik dengan segala benih kebaikan sebagai makhluk berakal budi, yang melahirkan keadaban dan peradaban.

Bagi bangsa Indonesia, martabat dan nilai utama itu hidup subur dalam nilai dasar Pancasila, agama, dan kebudayaan luhur bangsa. Ketiganya menjadi patokan berperilaku yang penting dan bermakna agar bangsa ini selalu berada di jalan benar, baik, dan pantas. Sebaliknya tidak terjerumus pada jalan salah, buruk, dan tidak patut.

Namun nilai-nilai luhur itu sering rusak dan menjadi dangkal karena pesona dunia. Godaan materi, kursi, dan nafsu inderawi sering menjerumuskan individu maupun bangsa pada perbuatan salah, buruk, dan tidak beretika.

Perbuatan-perbuatan nista itu sering dibungkus dengan segala argumen, instrumen, dan siasat yang piawai sehingga yang tampak di permuakaan ialah pesona luar biasa layaknya fatamorgana!
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya