home global news

Jokowi: Manajemen Air dari Hulu-Hilir Mampu Tingkatkan Intensitas Tanam

Kamis, 02 September 2021 - 20:17 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Kamis, (2/9). (foto: istimewa)
Manajemen air dari hulu sampai ke hilir dengan sistem cascade diharapkan dapat menjaga kontinuitas ketersediaan air di salah satu lumbung pangan nasional agar terus berproduksi dan meningkatkan produksinya.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peresmian Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung pada Kamis, (2/9).

“Intensitas tanam juga bisa ditingkatkan dari semula dua kali setahun, menjadi tiga kali setahun. Artinya, produksi diharapkan akan meningkat. Dan kita harapkan kesejahteraan petani juga ikut meningkat, ini harapan kita,” kata Jokowi.

Kehadiran Bendungan Way Sekampung diproyeksikan bisa memperkuat ketahanan air dan pangan di wilayah Lampung. Bendungan ini akan berfungsi dengan optimal untuk mendukung produktivitas pertanian jika disambung dengan sistem irigasi yang tertata dengan baik, mulai saluran irigasi primer, irigasi sekunder, irigasi tersier, sampai ke kuarter.

“Alhamdulillah, Bendungan Way Sekampung yang dibangun sejak 2016 hari ini telah selesai dan siap difungsikan. Bendungan ini menelan biaya Rp1,78 triliun dan memiliki kapasitas tampung 68 juta meter kubik, dengan luas genangan seluas 800 hektare,” ujar mantan Wali Kota Solo itu.

Pada kesempatan sama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa Bendungan Way Sekampung juga terintegrasi dengan dua bendungan lainnya yaitu Bendungan Margatiga di hilir yang akan selesai akhir 2021 dan Bendungan Batutegi yang selesai 2004 silam.

Bendungan ini merupakan salah satu sistem bendungan yang dibangun di Sungai Way Sekampung selain Bendungan Margatiga dan Bendungan Batutegi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jokowi manajemen air
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya