Dukung Pengembangan Segitiga Emas Jawa Timur, Jalan Tol Gempol-Pandaan Lancarkan Distribusi Barang dan Jasa
Tim langit 7
Jum'at, 19 April 2024 - 12:00 WIB
PT Jasamarga Transjawa Tol melalui PT Jasamarga Pandaan Tol selaku pengelola Jalan Tol Gempol-Pandaan mendukung pengembangan wilayah segitiga emas di Jawa Timur
PT Jasamarga Transjawa Tol melalui PT Jasamarga Pandaan Tol selaku pengelola Jalan Tol Gempol-Pandaan mendukung pengembangan wilayah segitiga emas di Jawa Timur. Jalan tol ini melancarkan distribusi barang dan jasa dari wilayah Surabaya, Malang, hingga Pasuruan.
Sejak dioperasikannya Jalan Tol Gempol-Pandaan 2015, perekonomian wilayah di sekitar jalan tol tersebut semakin tumbuh. Terlihat bermunculan sentra industri yang memenuhi kebutuhan dalam dan luar negeri seperti pabrik kemasan plastik, kimia, olahan pangan, perlengkapan industri dan kebutuhan rumah tangga.
Peningkatan aktivitas wilayah sekitar Jalan Tol Gempol-Pandaan tercermin dalam data volume kendaraan rentang 3 tahun terakhir. Pada periode H-10 s.d H+5 Idul Fitri Tahun 2022, sebanyak 329.811 kendaraan melintas di Jalan Tol Gempol - Pandaan.
Baca juga:Arus Balik Lebaran, 961.852 Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Kemudian sebanyak 320.903 kendaraan melintas di periode yang sama pada Tahun 2023. Angka tertinggi terjadi pada periode Idul Fitri 2024 yaitu sebanyak 342.667 kendaraan atau meningkat 6,78% dari lalu lintas kendaraan di tahun sebelumnya.
Peningkatan volume kendaraan ini menjadi indikator potensi pertumbuhan ekonomi sekitar Jalan Tol Gempol-Pandaan. Tidak hanya disumbang dari sektor industri saja, sektor lain pun yang tumbuh di sekitar jalan tol ini seperti pariwisata, pertanian, perkebunan, peternakan dan lainnya juga turut berkontribusi menggerakkan ekonomi wilayah yang menguatkan prospek ke depannya.
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo mengungkap, jumlah dan tujuan kendaraan yang melintasi gerbang tol.
Sejak dioperasikannya Jalan Tol Gempol-Pandaan 2015, perekonomian wilayah di sekitar jalan tol tersebut semakin tumbuh. Terlihat bermunculan sentra industri yang memenuhi kebutuhan dalam dan luar negeri seperti pabrik kemasan plastik, kimia, olahan pangan, perlengkapan industri dan kebutuhan rumah tangga.
Peningkatan aktivitas wilayah sekitar Jalan Tol Gempol-Pandaan tercermin dalam data volume kendaraan rentang 3 tahun terakhir. Pada periode H-10 s.d H+5 Idul Fitri Tahun 2022, sebanyak 329.811 kendaraan melintas di Jalan Tol Gempol - Pandaan.
Baca juga:Arus Balik Lebaran, 961.852 Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Kemudian sebanyak 320.903 kendaraan melintas di periode yang sama pada Tahun 2023. Angka tertinggi terjadi pada periode Idul Fitri 2024 yaitu sebanyak 342.667 kendaraan atau meningkat 6,78% dari lalu lintas kendaraan di tahun sebelumnya.
Peningkatan volume kendaraan ini menjadi indikator potensi pertumbuhan ekonomi sekitar Jalan Tol Gempol-Pandaan. Tidak hanya disumbang dari sektor industri saja, sektor lain pun yang tumbuh di sekitar jalan tol ini seperti pariwisata, pertanian, perkebunan, peternakan dan lainnya juga turut berkontribusi menggerakkan ekonomi wilayah yang menguatkan prospek ke depannya.
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo mengungkap, jumlah dan tujuan kendaraan yang melintasi gerbang tol.