Si kembar siam tiba di Riyadh untuk Operasi Pemisahan Atas Bantuan Raja Salman
Tim langit 7
Selasa, 02 Juli 2024 - 12:11 WIB
Si kembar siam tiba di Riyadh untuk Operasi Pemisahan Atas Bantuan Raja Salman
LANGIT7.ID-Riyadh: Luar biasa kemurahan hati Raja Salman dan Putra Mahkota, Mohammed Bin Salman dalam aksi kemanusiaan.
Melalui kerajaan, Raja memberikan pertolongan medis untuk memisahkan bayi kembar dempet yang rumit asal Burkina Faso, sebuah negara di bagian Afrika Barat.
Si kembar siam Burkinabe Khadijah dan Hawaa tiba di ibu kota Saudi selasa (2/7/2024) untuk kemungkinan operasi pemisahan di Rumah Sakit Anak Khusus King Abdullah.
Ditemani ibu mereka, gadis-gadis itu diterbangkan dari Burkina Faso, ke Kerajaan Arab Saudi dengan bantuan tim evakuasi medis dari Kementerian Pertahanan, mengikuti arahan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman.
Abdullah Al-Rabeeah, kepala Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman, menyampaikan terima kasihnya kepada kepemimpinan Saudi atas tindakan yang mencerminkan kemampuan medis dan rasa kemanusiaan Kerajaan yang luar biasa terhadap kelompok yang membutuhkan bantuan di seluruh dunia.
Ibu si kembar berterima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Saudi atas sambutan hangat dan keramahtamahannya, serta mengungkapkan kepercayaannya terhadap tim medis Saudi yang berpengalaman.
Kerajaan Arab Saudi adalah pemimpin dunia dalam salah satu prosedur bedah paling rumit dalam pengobatan modern. Sejak diluncurkan pada tahun 1990, Program Kembar Siam Arab Saudi telah menangani sekitar 139 kasus kembar siam dari berbagai negara di seluruh dunia. Al-Rabeeah, yang memimpin tim medis, telah melakukan 61 operasi terhadap bayi kembar siam yang lahir dari keluarga miskin dari 26 negara.
Melalui kerajaan, Raja memberikan pertolongan medis untuk memisahkan bayi kembar dempet yang rumit asal Burkina Faso, sebuah negara di bagian Afrika Barat.
Si kembar siam Burkinabe Khadijah dan Hawaa tiba di ibu kota Saudi selasa (2/7/2024) untuk kemungkinan operasi pemisahan di Rumah Sakit Anak Khusus King Abdullah.
Ditemani ibu mereka, gadis-gadis itu diterbangkan dari Burkina Faso, ke Kerajaan Arab Saudi dengan bantuan tim evakuasi medis dari Kementerian Pertahanan, mengikuti arahan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman.
Abdullah Al-Rabeeah, kepala Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman, menyampaikan terima kasihnya kepada kepemimpinan Saudi atas tindakan yang mencerminkan kemampuan medis dan rasa kemanusiaan Kerajaan yang luar biasa terhadap kelompok yang membutuhkan bantuan di seluruh dunia.
Ibu si kembar berterima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Saudi atas sambutan hangat dan keramahtamahannya, serta mengungkapkan kepercayaannya terhadap tim medis Saudi yang berpengalaman.
Kerajaan Arab Saudi adalah pemimpin dunia dalam salah satu prosedur bedah paling rumit dalam pengobatan modern. Sejak diluncurkan pada tahun 1990, Program Kembar Siam Arab Saudi telah menangani sekitar 139 kasus kembar siam dari berbagai negara di seluruh dunia. Al-Rabeeah, yang memimpin tim medis, telah melakukan 61 operasi terhadap bayi kembar siam yang lahir dari keluarga miskin dari 26 negara.