Dominasi Kolombia Warnai Babak Pertama Laga Kontra Argentina di Final Copa America 2024
Nabil
Senin, 15 Juli 2024 - 09:07 WIB
Dominasi Kolombia Warnai Babak Pertama Laga Kontra Argentina di Final Copa America 2024
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pertandingan sengit antara Argentina dan Kolombia dalam final Copa America 2024 berlangsung menarik sejak menit-menit awal babak pertama. Kolombia tampil mengejutkan dengan mendominasi jalannya pertandingan, sementara Argentina kesulitan menembus pertahanan lawan.
Serangan demi serangan dilancarkan Kolombia sejak awal laga. Pada menit ke-7, Jhon Cordoba nyaris membuka keunggulan tim tamu setelah tembakannya membentur tiang gawang Argentina. Kolombia terus menunjukkan penguasaan bola yang impresif, bahkan sempat melakukan lebih dari 25 umpan beruntun pada menit ke-8.
Tekanan Kolombia berlanjut dengan peluang dari Santiago Arias di menit ke-12. Umpan silangnya yang berbahaya memaksa Argentina menghalau bola keluar lapangan. Dari tendangan sudut yang dihasilkan, kiper Argentina, Martinez, harus melakukan penyelamatan keduanya dalam pertandingan.
Meski mendapat tekanan, Argentina tak menyerah begitu saja. Peluang emas tercipta pada menit ke-20 melalui kerja sama apik yang berujung pada tembakan Lionel Messi. Namun, eksekusi yang kurang sempurna dari bintang Inter Miami itu masih bisa diamankan kiper Kolombia, Vargas.
Pertandingan sempat terhenti cukup lama pada menit ke-27 ketika Lisandro Martinez tergeletak di lapangan akibat tekel Cordoba yang mendapatkan kartu kuning. Insiden ini sedikit meredam tempo permainan yang sebelumnya cukup tinggi.
Luis Diaz menjadi salah satu pemain kunci Kolombia dengan skill individunya yang memukau. Pada menit ke-30, ia berhasil mempertahankan bola dengan back-heel brilian yang langsung mengarah ke rekan setimnya.
Kolombia kembali mengancam gawang Argentina di menit ke-32. Tembakan jarak jauh Lerma nyaris membuahkan gol, namun masih bisa ditepis tipis oleh Martinez dan melenceng sedikit dari tiang gawang.
Serangan demi serangan dilancarkan Kolombia sejak awal laga. Pada menit ke-7, Jhon Cordoba nyaris membuka keunggulan tim tamu setelah tembakannya membentur tiang gawang Argentina. Kolombia terus menunjukkan penguasaan bola yang impresif, bahkan sempat melakukan lebih dari 25 umpan beruntun pada menit ke-8.
Tekanan Kolombia berlanjut dengan peluang dari Santiago Arias di menit ke-12. Umpan silangnya yang berbahaya memaksa Argentina menghalau bola keluar lapangan. Dari tendangan sudut yang dihasilkan, kiper Argentina, Martinez, harus melakukan penyelamatan keduanya dalam pertandingan.
Meski mendapat tekanan, Argentina tak menyerah begitu saja. Peluang emas tercipta pada menit ke-20 melalui kerja sama apik yang berujung pada tembakan Lionel Messi. Namun, eksekusi yang kurang sempurna dari bintang Inter Miami itu masih bisa diamankan kiper Kolombia, Vargas.
Pertandingan sempat terhenti cukup lama pada menit ke-27 ketika Lisandro Martinez tergeletak di lapangan akibat tekel Cordoba yang mendapatkan kartu kuning. Insiden ini sedikit meredam tempo permainan yang sebelumnya cukup tinggi.
Luis Diaz menjadi salah satu pemain kunci Kolombia dengan skill individunya yang memukau. Pada menit ke-30, ia berhasil mempertahankan bola dengan back-heel brilian yang langsung mengarah ke rekan setimnya.
Kolombia kembali mengancam gawang Argentina di menit ke-32. Tembakan jarak jauh Lerma nyaris membuahkan gol, namun masih bisa ditepis tipis oleh Martinez dan melenceng sedikit dari tiang gawang.