Hizbullah Luncurkan Puluhan Roket ke Israel Utara
Nabil
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 09:22 WIB
Hizbullah Luncurkan Puluhan Roket ke Israel Utara
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Hizbullah menyatakan telah meluncurkan roket ke Israel utara pada hari Kamis "sebagai balasan" atas serangan mematikan Israel di Lebanon selatan -- ini merupakan serangan pertama kelompok tersebut setelah Israel membunuh komandan senior mereka awal pekan ini.
Kelompok yang didukung Iran itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka "meluncurkan puluhan roket Katyusha... sebagai balasan atas serangan musuh Israel terhadap... (desa Shama di selatan) yang menewaskan sejumlah warga sipil".
Militer Israel menyatakan bahwa tak lama setelah serangan roket tersebut, angkatan udara mereka "menyerang peluncur Hizbullah yang digunakan untuk menembakkan proyektil-proyektil itu".
Sebelumnya pada hari Kamis, kementerian kesehatan Lebanon mengumumkan bahwa empat warga Suriah tewas dalam serangan Israel di selatan, di mana Hizbullah dan Israel telah saling melancarkan tembakan hampir setiap hari sejak perang Gaza dimulai pada bulan Oktober.
"Kementerian kesehatan mengumumkan... empat warga negara Suriah gugur" dalam "serangan Israel" di desa Shama di selatan, demikian pernyataan kementerian tersebut.
Kementerian menambahkan bahwa jumlah korban mungkin bertambah setelah tes DNA dilakukan.
Serangan tersebut juga melukai lima warga Lebanon, tambah kementerian.
Kelompok yang didukung Iran itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka "meluncurkan puluhan roket Katyusha... sebagai balasan atas serangan musuh Israel terhadap... (desa Shama di selatan) yang menewaskan sejumlah warga sipil".
Militer Israel menyatakan bahwa tak lama setelah serangan roket tersebut, angkatan udara mereka "menyerang peluncur Hizbullah yang digunakan untuk menembakkan proyektil-proyektil itu".
Sebelumnya pada hari Kamis, kementerian kesehatan Lebanon mengumumkan bahwa empat warga Suriah tewas dalam serangan Israel di selatan, di mana Hizbullah dan Israel telah saling melancarkan tembakan hampir setiap hari sejak perang Gaza dimulai pada bulan Oktober.
"Kementerian kesehatan mengumumkan... empat warga negara Suriah gugur" dalam "serangan Israel" di desa Shama di selatan, demikian pernyataan kementerian tersebut.
Kementerian menambahkan bahwa jumlah korban mungkin bertambah setelah tes DNA dilakukan.
Serangan tersebut juga melukai lima warga Lebanon, tambah kementerian.