Gencatan Senjata Israel-Hamas Terhambat, Tuntutan Penempatan Pasukan di Gaza Jadi Kendala Utama
Nabil
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 08:44 WIB
Gencatan Senjata Israel-Hamas Terhambat, Tuntutan Penempatan Pasukan di Gaza Jadi Kendala Utama
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Perselisihan mengenai kehadiran militer Israel di masa depan di Gaza dan pembebasan tahanan Palestina menjadi penghalang utama dalam negosiasi gencatan senjata dan pertukaran sandera. Informasi ini diungkapkan oleh sepuluh sumber yang mengetahui jalannya perundingan yang dimediasi AS pekan lalu.
Para sumber, termasuk dua pejabat Hamas dan tiga diplomat Barat, mengungkapkan bahwa perselisihan ini berakar dari tuntutan baru Israel sejak Hamas menerima proposal gencatan senjata yang diajukan Presiden AS Joe Biden pada Mei lalu.
Baca juga: Utusan AS di PBB Nyatakan Gencatan Senjata Gaza Sudah Dekat
Semua sumber menyatakan bahwa Hamas sangat keberatan dengan tuntutan terbaru Israel untuk mempertahankan penempatan pasukan di Koridor Netzarim. Koridor ini merupakan jalur timur-barat yang dibersihkan Israel selama perang berlangsung, yang menghalangi pergerakan bebas warga Palestina antara Gaza utara dan selatan. Selain itu, Hamas juga menolak kehadiran pasukan Israel di perbatasan sempit antara Gaza dan Mesir yang dikenal sebagai Koridor Philadelphi.
Kontrol Israel atas Koridor Philadelphi memberi mereka kendali penuh atas perbatasan Gaza dengan Mesir, satu-satunya perlintasan enklave yang tidak berbatasan langsung dengan Israel.
Salah satu sumber yang dekat dengan perundingan mengatakan bahwa Hamas merasa Israel telah mengubah syarat dan parameter "di menit-menit terakhir". Hamas khawatir setiap konsesi yang mereka buat akan dibalas dengan tuntutan baru dari Israel.
Kantor media Hamas tidak menanggapi permintaan komentar terkait hal ini. Begitu pula dengan kantor Perdana Menteri Israel Netanyahu yang tidak menjawab pertanyaan seputar perundingan tersebut.
Para sumber, termasuk dua pejabat Hamas dan tiga diplomat Barat, mengungkapkan bahwa perselisihan ini berakar dari tuntutan baru Israel sejak Hamas menerima proposal gencatan senjata yang diajukan Presiden AS Joe Biden pada Mei lalu.
Baca juga: Utusan AS di PBB Nyatakan Gencatan Senjata Gaza Sudah Dekat
Semua sumber menyatakan bahwa Hamas sangat keberatan dengan tuntutan terbaru Israel untuk mempertahankan penempatan pasukan di Koridor Netzarim. Koridor ini merupakan jalur timur-barat yang dibersihkan Israel selama perang berlangsung, yang menghalangi pergerakan bebas warga Palestina antara Gaza utara dan selatan. Selain itu, Hamas juga menolak kehadiran pasukan Israel di perbatasan sempit antara Gaza dan Mesir yang dikenal sebagai Koridor Philadelphi.
Kontrol Israel atas Koridor Philadelphi memberi mereka kendali penuh atas perbatasan Gaza dengan Mesir, satu-satunya perlintasan enklave yang tidak berbatasan langsung dengan Israel.
Salah satu sumber yang dekat dengan perundingan mengatakan bahwa Hamas merasa Israel telah mengubah syarat dan parameter "di menit-menit terakhir". Hamas khawatir setiap konsesi yang mereka buat akan dibalas dengan tuntutan baru dari Israel.
Kantor media Hamas tidak menanggapi permintaan komentar terkait hal ini. Begitu pula dengan kantor Perdana Menteri Israel Netanyahu yang tidak menjawab pertanyaan seputar perundingan tersebut.