Pembicaraan Gencatan Senjata Gaza di Kairo Gagal, Hamas dan Israel Tolak Kompromi Mediator
Nabil
Senin, 26 Agustus 2024 - 09:09 WIB
Pembicaraan Gencatan Senjata Gaza di Kairo Gagal, Hamas dan Israel Tolak Kompromi Mediator
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Tidak ada kesepakatan pada hari Minggu dalam pembicaraan gencatan senjata Gaza yang berlangsung di Kairo. Baik Hamas maupun Israel menolak beberapa kompromi yang diajukan oleh mediator, menurut dua sumber keamanan Mesir. Hal ini menimbulkan keraguan atas peluang keberhasilan upaya terbaru yang didukung AS untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama 10 bulan.
Pembicaraan yang berlangsung selama berbulan-bulan dengan jeda panjang belum menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri kampanye militer Israel yang menghancurkan Gaza atau membebaskan sandera yang masih ditahan Hamas. Kelompok militan tersebut melakukan serangan pada 7 Oktober yang memicu perang ini.
Baca juga: HEBOH! Serangan Roket Hizbullah Guncang Israel, Hamas Bilang Begini
Berbicara dalam konferensi pers di Halifax, Kanada, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan Washington masih bekerja "dengan giat" di Kairo bersama mediator Mesir dan Qatar serta pihak Israel untuk mencapai gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera.
Poin-poin kunci yang masih menjadi kendala dalam pembicaraan yang sedang berlangsung yang dimediasi oleh Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar termasuk kehadiran pasukan Israel di apa yang disebut Koridor Philadelphi, sebuah jalur tanah sempit sepanjang 14,5 km (9 mil) di sepanjang perbatasan selatan Gaza dengan Mesir.
Mediator mengajukan beberapa alternatif untuk kehadiran pasukan Israel di Koridor Philadelphi dan Koridor Netzarim yang membelah bagian tengah Jalur Gaza, namun tidak ada yang diterima oleh kedua belah pihak, menurut sumber-sumber Mesir.
Israel juga menyatakan keberatan terhadap beberapa tahanan Palestina yang dituntut Hamas untuk dibebaskan, dan Israel menuntut agar mereka keluar dari Gaza jika dibebaskan, tambah sumber-sumber tersebut.
Pembicaraan yang berlangsung selama berbulan-bulan dengan jeda panjang belum menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri kampanye militer Israel yang menghancurkan Gaza atau membebaskan sandera yang masih ditahan Hamas. Kelompok militan tersebut melakukan serangan pada 7 Oktober yang memicu perang ini.
Baca juga: HEBOH! Serangan Roket Hizbullah Guncang Israel, Hamas Bilang Begini
Berbicara dalam konferensi pers di Halifax, Kanada, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan Washington masih bekerja "dengan giat" di Kairo bersama mediator Mesir dan Qatar serta pihak Israel untuk mencapai gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera.
Poin-poin kunci yang masih menjadi kendala dalam pembicaraan yang sedang berlangsung yang dimediasi oleh Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar termasuk kehadiran pasukan Israel di apa yang disebut Koridor Philadelphi, sebuah jalur tanah sempit sepanjang 14,5 km (9 mil) di sepanjang perbatasan selatan Gaza dengan Mesir.
Mediator mengajukan beberapa alternatif untuk kehadiran pasukan Israel di Koridor Philadelphi dan Koridor Netzarim yang membelah bagian tengah Jalur Gaza, namun tidak ada yang diterima oleh kedua belah pihak, menurut sumber-sumber Mesir.
Israel juga menyatakan keberatan terhadap beberapa tahanan Palestina yang dituntut Hamas untuk dibebaskan, dan Israel menuntut agar mereka keluar dari Gaza jika dibebaskan, tambah sumber-sumber tersebut.