home wirausaha syariah

Tiga Inovasi Digital Akselerasi Pengembangan Ekonomi Syariah di Jawa

Jum'at, 13 September 2024 - 18:15 WIB
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti
Digitalisi merupakan kunci mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Bank Indonesia bersama mitra strategis mengakselerasi ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Jawa melalui 3 inovasi digital.

Inovasi tersebut difokuskan pada perluasan literasi, pengembangan keuangan mikro, dan instrumen sosial ekonomi pemberdayaan umat.

Ketiga inovasi tersebut mencakup, pertama, digitalisasi literasi keuangan inklusif dan syariah dengan mengoptimalkan kolaborasi kanal komunikasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi untuk mendorong literasi eksyar kepada masyarakat luas.

Baca juga:Gelar Festival Ekonomi Syariah, BI Jatim Target Transaksi UMKM Rp2 Miliar

Kedua, digitalisasi ekosistem halal end-to-end melalui pembentukan halal center, pengembangan database UMKM halal se-Jawa, dan fasilitasi onboarding pembiayaan UMKM bekerjasama dengan Baitul Maal Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syarah (BM KNEKS).

Ketiga, digitalisasi dan optimalisasi Zakat, Infaq, Shodaqah dan Wakaf (Ziswaf) melalui kerja sama platform Satu Waqaf Indonesia (SWI) khusus Jawa.

Ketiga program inovatif tersebut diluncurkan dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa, Jumat (13/9/2024) di Surabaya dengan mengusung tema “Sinergi untuk Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Syariah Jawa”, yang digelar pada tanggal 13-15 September 2024.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya