Dubes RI di Mesir Berada di Sulteng, Bahas Peningkatan Perdagangan Dua Negara Muslim
Tim langit 7
Selasa, 15 Oktober 2024 - 06:37 WIB
Dubes RI di Mesir Berada di Sulteng, Bahas Peningkatan Perdagangan Dua Negara Muslim
LANGIT7.ID-Sulteng; Duta Besar RI di Mesir, Lutfi Rauf berada di Sulawesi Tengah untuk menyampaikan gambaran berbagai peluang ekonomi dan bisnis di Mesir yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintah Sulteng.
Pertemuan penting yang dilakukan di ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah ini, mendapat respon positif dari Pjs. Gubernur Sulteng melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto.
Dubes Lutfi Rauf sengaja terbang dari Mesir ke Sulteng guna mendekatkan hubungan bilateral dua negara dalam peta perdagangan global dan investasi. Pertemuan ini dinilai Pjs Gubernur sangat tepat untuk menyampaikan potensi daerah Sulawesi Tengah karena pasar Mesir telah siap menyerapnya.
Asisten Rudi Dewanto, Sulteng menerangkan, daerah Sulteng kaya akan berbagai komoditi potensial yang bisa dilirik Mesir, misalnya terdapat produk kelapa, kopi, karet, durian, kemiri, vanili, cengkeh, sarang walet, ikan beku, udang vaname, kepiting, kerang dan gas alam. Dari beberapa komoditi ini, katanya, kopi dan kelapa mendapat prioritas untuk diekspor ke Mesir karena tarif biaya masuknya nol persen dan jelas dampaknya sangat menguntungkan Indonesia.
Dubes Lutfi Rauf dalam paparannya menuturkan, hubungan dagang antara Indonesia dan Mesir selama ini terjalin dengan sangat baik. Dua faktor yang mempengaruhi hubungan ‘mesra’ kedua negara dalam berbagai hal: Pertama, karena Mesir adalah negara di benua Afrika yang langsung mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia usai diproklamirkan Soekarno Hatta; Kedua, mayoritas penduduk Indonesia dan Mesir memeluk agama Islam sehingga hal ini mempercepat komunikasi bisnis antara pelaku usaha kedua negara.
Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti S. menambahkan, Mesir merupakan salah satu mitra dagang strategis Indonesia di Afrika. Pada Januari—Agustus 2024, total perdagangan kedua negara mencapai USD 1,09 miliar dengan nilai ekspor Indonesia ke Mesir mencapai USD 975,8 juta atau meningkat 10,94 persen dibandingkan nilai ekspor pada periode yang sama pada 2023 sebesar USD 879,6 juta.
Atdag Syahran lebih lanjut menyampaikan, volume perdagangan Indonesia ke Mesir kian meningkat terutama sejak masa pandemi. Biji kopi robusta adalah komoditi yang paling laris manis dan sangat diminati sedangkan Indonesia banyak mengimpor kurma dari Mesir.
Pertemuan penting yang dilakukan di ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah ini, mendapat respon positif dari Pjs. Gubernur Sulteng melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto.
Dubes Lutfi Rauf sengaja terbang dari Mesir ke Sulteng guna mendekatkan hubungan bilateral dua negara dalam peta perdagangan global dan investasi. Pertemuan ini dinilai Pjs Gubernur sangat tepat untuk menyampaikan potensi daerah Sulawesi Tengah karena pasar Mesir telah siap menyerapnya.
Asisten Rudi Dewanto, Sulteng menerangkan, daerah Sulteng kaya akan berbagai komoditi potensial yang bisa dilirik Mesir, misalnya terdapat produk kelapa, kopi, karet, durian, kemiri, vanili, cengkeh, sarang walet, ikan beku, udang vaname, kepiting, kerang dan gas alam. Dari beberapa komoditi ini, katanya, kopi dan kelapa mendapat prioritas untuk diekspor ke Mesir karena tarif biaya masuknya nol persen dan jelas dampaknya sangat menguntungkan Indonesia.
Dubes Lutfi Rauf dalam paparannya menuturkan, hubungan dagang antara Indonesia dan Mesir selama ini terjalin dengan sangat baik. Dua faktor yang mempengaruhi hubungan ‘mesra’ kedua negara dalam berbagai hal: Pertama, karena Mesir adalah negara di benua Afrika yang langsung mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia usai diproklamirkan Soekarno Hatta; Kedua, mayoritas penduduk Indonesia dan Mesir memeluk agama Islam sehingga hal ini mempercepat komunikasi bisnis antara pelaku usaha kedua negara.
Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti S. menambahkan, Mesir merupakan salah satu mitra dagang strategis Indonesia di Afrika. Pada Januari—Agustus 2024, total perdagangan kedua negara mencapai USD 1,09 miliar dengan nilai ekspor Indonesia ke Mesir mencapai USD 975,8 juta atau meningkat 10,94 persen dibandingkan nilai ekspor pada periode yang sama pada 2023 sebesar USD 879,6 juta.
Atdag Syahran lebih lanjut menyampaikan, volume perdagangan Indonesia ke Mesir kian meningkat terutama sejak masa pandemi. Biji kopi robusta adalah komoditi yang paling laris manis dan sangat diminati sedangkan Indonesia banyak mengimpor kurma dari Mesir.