home global news

20 Orang Lebih Tewas Akibat Badai Tropis di Filipina

Kamis, 24 Oktober 2024 - 20:27 WIB
Lebih dari dua juta orang terkena dampak badai ini, kata pihak berwenang. Foto: EPA
Badai tropis telah menyebabkan hujan selama satu bulan di sebagian besar wilayah utara Filipina. Hal ini mengakibatkan banjir dan tanah longsor yang menewaskan lebih dari 20 orang, dan memaksa 150.000 orang mengungsi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di pantai timur laut Luzon, pulau terpadat di Filipina. Semenanjung Bicol adalah wilayah yang paling terkena dampaknya, dimana air banjir membawa orang-orang dan hewan peliharaan mereka hingga ke lantai dua rumah mereka.

Topan sering terjadi di Filipina pada saat-saat seperti ini, namun hujan di Trami sangat deras, kata biro cuaca negara kepada BBC News, Kamis (24/10/2024).

Lebih dari dua juta orang terkena dampak badai ini, kata pihak berwenang. Foto: EPA

Orang-orang yang terjebak di atap rumah mereka mengunggah foto-foto penderitaan mereka di media sosial untuk meminta penyelamatan, sehingga penjaga pantai mengerahkan perahu karet.

“Ini semakin berbahaya. Kami sedang menunggu tim penyelamat,” kata Karen Tabagan dari kotamadya Bato yang rumahnya terendam banjir, kepada kantor berita AFP.

Hujan juga memicu tanah longsor vulkanik atau lahar di desa-desa sekitar Gunung Mayon, gunung berapi aktif di Bicol. Foto menunjukkan ban mobil dan pintu depan rumah sebagian tertimbun lumpur abu-abu tua.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya