Blak-blakan! Chemistry Jadi Biang Keladi Kegagalan Timnas Indonesia Lawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Nabil
Jum'at, 25 Oktober 2024 - 13:48 WIB
Blak-blakan! Chemistry Jadi Biang Keladi Kegagalan Timnas Indonesia Lawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Evaluasi PSSI mengungkap fakta mengejutkan di balik performa mengecewakan timnas Indonesia. Kurangnya chemistry antar pemain menjadi akar masalah yang membuat Skuad Garuda gagal bersaing di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menggelar pertemuan khusus dengan pelatih Shin Tae-yong untuk membahas masalah ini. Evaluasi dilakukan setelah timnas Indonesia hanya mampu mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan, termasuk kekalahan 1-2 dari China.
Baca juga: Thailand Berjaya, Indonesia Merosot: Dinamika Terbaru Peringkat FIFA Oktober 2024
"Tim ini ternyata masih kurang bisa menyatu dan kurang ada chemistry. Perlu peningkatan komunikasi yang intensif untuk membangun kesolidan tim," ujar Sumardji, Ketua BTN PSSI, dikutip Jumat (25/10/2024).
Masalah chemistry ini semakin terlihat jelas saat menghadapi China. Meski diprediksi bisa menang, koordinasi antar lini tidak berjalan mulus, mengakibatkan skema permainan tidak berjalan sesuai rencana.
"Kami berpikir bisa mengalahkan China, tapi kenyataan berbicara lain. Setelah pertandingan, semua pemain menunjukkan kekecewaan mendalam," ujar dia.
Baca juga: Ivar Jenner Absen, Timnas Indonesia Tetap Optimis Bungkam Jepang di SUGBK
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menggelar pertemuan khusus dengan pelatih Shin Tae-yong untuk membahas masalah ini. Evaluasi dilakukan setelah timnas Indonesia hanya mampu mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan, termasuk kekalahan 1-2 dari China.
Baca juga: Thailand Berjaya, Indonesia Merosot: Dinamika Terbaru Peringkat FIFA Oktober 2024
"Tim ini ternyata masih kurang bisa menyatu dan kurang ada chemistry. Perlu peningkatan komunikasi yang intensif untuk membangun kesolidan tim," ujar Sumardji, Ketua BTN PSSI, dikutip Jumat (25/10/2024).
Masalah chemistry ini semakin terlihat jelas saat menghadapi China. Meski diprediksi bisa menang, koordinasi antar lini tidak berjalan mulus, mengakibatkan skema permainan tidak berjalan sesuai rencana.
"Kami berpikir bisa mengalahkan China, tapi kenyataan berbicara lain. Setelah pertandingan, semua pemain menunjukkan kekecewaan mendalam," ujar dia.
Baca juga: Ivar Jenner Absen, Timnas Indonesia Tetap Optimis Bungkam Jepang di SUGBK