Korban Sipil Gaza Meningkat, AS-Israel Gelar Pertemuan Penting Desember Ini
Nabil
Rabu, 20 November 2024 - 08:26 WIB
Korban Sipil Gaza Meningkat, AS-Israel Gelar Pertemuan Penting Desember Ini
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Surat dari pejabat administrasi Presiden Joe Biden kepada pemerintah Israel pada 13 Oktober lalu menyatakan saluran komunikasi sebelumnya tidak efektif dan meminta dibentuk saluran baru untuk pertemuan virtual sebelum akhir bulan tersebut.
Miller dalam konferensi pers mengungkapkan pertemuan pertama telah dijadwalkan untuk mengumpulkan informasi tentang insiden penggunaan senjata AS oleh Israel yang menjadi "penyebab kekhawatiran atau pertanyaan." Dia menolak menyebutkan lokasi pertemuan tersebut.
Baca juga: Arab Saudi Peringatkan Serangan Israel di Gaza Picu Perang yang Lebih Besar di Timur Tengah
"Kami mengumpulkan semua informasi dan memasukkannya ke dalam proses kami, baik proses pembuatan kebijakan maupun penilaian yang harus kami buat tentang kemungkinan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional, dan kami akan terus melakukannya," tambah Miller.
Miller enggan menjelaskan apakah saluran baru ini akan mempercepat penilaian pemerintah AS terhadap potensi pelanggaran hukum internasional oleh Israel, dan tidak berkomitmen apakah penilaian akan selesai sebelum Biden meninggalkan jabatan pada 20 Januari.
Baca juga: Ratusan Truk Bantuan Dijarah di Gaza, PBB Peringatkan Situasi Kritis!
"Pekerjaan kami sudah bergerak secepat mungkin, tetapi ini adalah penilaian sulit yang harus kami lakukan," katanya.
Miller dalam konferensi pers mengungkapkan pertemuan pertama telah dijadwalkan untuk mengumpulkan informasi tentang insiden penggunaan senjata AS oleh Israel yang menjadi "penyebab kekhawatiran atau pertanyaan." Dia menolak menyebutkan lokasi pertemuan tersebut.
Baca juga: Arab Saudi Peringatkan Serangan Israel di Gaza Picu Perang yang Lebih Besar di Timur Tengah
"Kami mengumpulkan semua informasi dan memasukkannya ke dalam proses kami, baik proses pembuatan kebijakan maupun penilaian yang harus kami buat tentang kemungkinan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional, dan kami akan terus melakukannya," tambah Miller.
Miller enggan menjelaskan apakah saluran baru ini akan mempercepat penilaian pemerintah AS terhadap potensi pelanggaran hukum internasional oleh Israel, dan tidak berkomitmen apakah penilaian akan selesai sebelum Biden meninggalkan jabatan pada 20 Januari.
Baca juga: Ratusan Truk Bantuan Dijarah di Gaza, PBB Peringatkan Situasi Kritis!
"Pekerjaan kami sudah bergerak secepat mungkin, tetapi ini adalah penilaian sulit yang harus kami lakukan," katanya.