Karya Seni Pisang Dilakban Laku Terjual Rp99,5 Miliar
Fajar adhitya
Kamis, 21 November 2024 - 18:50 WIB
(Foto: Sothebys.com)
LANGIT7.ID-Jakarta; Masih ingat dengan karya seni pisang dilakban oleh Maurizio Cattelan? Ya, baru-baru ini karya yang meniliki judul Comedian tersebut dilelang di balai lelang Sotheby's, New York dengan harga yang fantastis.
Melansir dari Bloomberg, karya pisang itu jatuh ke tangan seorang kolektor, miliarder asal Tiongkok, Justin Sun. Dia juga dikenal sebagai pendiri platform mata uang kripto TRON dan berhasil memenangkan lelang dengan harga akhir Rp99 5 Miliar.
Pelelangan berlangsung sengit setelah 10 menit harganya naik menjadi puluhan kali lipat. Kolektor menelpon dari daring, telepon, dan yang berada di ruangan mengajukan angka penawaran.
Karya seni ciptaan Maurizio Cattelan yang berjudul Comedian (2019) pertama kali jadi perbincangan hangat sejak 5 tahun lalu di Art Basel Miami. Lukisan aslinya dibuat menggunakan pisang yang dibeli di toko kelontong di Miami, meski pihak galeri mengatakan pisang tersebut bisa diganti, sesuai instruksi sang seniman.
Cattelan menggambarkan Comedian sebagai sebuah karya komentar. Berbicara kepada Art Newspaper pada tahun 2021, dia mengatakan itu bukan lelucon dan menyebut instalasi viral tersebut sebagai refleksi dari apa yang kami hargai.(*)
Melansir dari Bloomberg, karya pisang itu jatuh ke tangan seorang kolektor, miliarder asal Tiongkok, Justin Sun. Dia juga dikenal sebagai pendiri platform mata uang kripto TRON dan berhasil memenangkan lelang dengan harga akhir Rp99 5 Miliar.
Pelelangan berlangsung sengit setelah 10 menit harganya naik menjadi puluhan kali lipat. Kolektor menelpon dari daring, telepon, dan yang berada di ruangan mengajukan angka penawaran.
Karya seni ciptaan Maurizio Cattelan yang berjudul Comedian (2019) pertama kali jadi perbincangan hangat sejak 5 tahun lalu di Art Basel Miami. Lukisan aslinya dibuat menggunakan pisang yang dibeli di toko kelontong di Miami, meski pihak galeri mengatakan pisang tersebut bisa diganti, sesuai instruksi sang seniman.
Cattelan menggambarkan Comedian sebagai sebuah karya komentar. Berbicara kepada Art Newspaper pada tahun 2021, dia mengatakan itu bukan lelucon dan menyebut instalasi viral tersebut sebagai refleksi dari apa yang kami hargai.(*)
(lam)