Kemendag Buka Peluang UMKM Rajai Pasar Arab Saudi Lewat Indonesia EXPO 2025
Tim langit 7
Rabu, 27 November 2024 - 21:55 WIB
Kemendag Buka Peluang UMKM Rajai Pasar Arab Saudi Lewat Indonesia EXPO 2025
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kementerian Perdagangan mengajak pelaku usaha, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), untuk berpartisipasi dalam pameran tunggal ‘The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025’. Pameran tersebut akan diselenggarakan di Arena Venue, Riyadh, Arab Saudi pada 17—19 April 2025 mendatang. Pameran ini bertujuan memperluas penetrasi produk unggulan Indonesia di Arab Saudi yang merupakan mitra strategis perdagangan di Timur Tengah.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Mardyana Listyowati dalam sosialisasi The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025 di Jakarta, Selasa, (26/11).
Baca juga: Sinergi Penataan Ekosistem Logistik Nasional, Mendag Budi Sosialisasikan Permendag Perdagangan Antarpulau Terbaru
“Pameran The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025 dapat menjadi pameran strategis yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan pembeli, investor, dan mitra dagang potensial di Arab Saudi. Pameran ini bukan sekadar ajang promosi produk, tetapi juga sarana memperkuat jejaring bisnis melalui forum bisnis dan penjajakan perdagangan,” kata Mardyana dalam keterangan resmi, Rabu (27/11/2024).
Pameran The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025 dirancang untuk menjadi pameran strategis yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan pembeli internasional, investor, dan mitra dagang potensial di Arab Saudi. Permintaan produk halal, teknologi inovatif, serta jasa berkualitas tinggi di pasar Arab Saudi memberikan peluang besar bagi pelaku usaha Indonesia untuk semakin mengukuhkan posisi di pasar Arab Saudi.
Baca juga: Mendag Lepas Ekspor Kerajinan UMKM Bantul Senilai Rp2 Miliar ke Amerika hingga Timur Tengah
“Arab Saudi merupakan salah satu pasar potensial dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, terutama dengan adanya Saudi Vision 2030 yang mendorong diversifikasi ekonomi. Permintaan Arab Saudi akan produk halal, teknologi inovatif, serta jasa berkualitas tinggi merupakan peluang besar bagi pelaku usaha Indonesia untuk terus mempenetrasi pasar Arab Saudi sekaligus pasar-pasar potensial di Timur Tengah,” ungkap Mardyana.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Mardyana Listyowati dalam sosialisasi The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025 di Jakarta, Selasa, (26/11).
Baca juga: Sinergi Penataan Ekosistem Logistik Nasional, Mendag Budi Sosialisasikan Permendag Perdagangan Antarpulau Terbaru
“Pameran The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025 dapat menjadi pameran strategis yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan pembeli, investor, dan mitra dagang potensial di Arab Saudi. Pameran ini bukan sekadar ajang promosi produk, tetapi juga sarana memperkuat jejaring bisnis melalui forum bisnis dan penjajakan perdagangan,” kata Mardyana dalam keterangan resmi, Rabu (27/11/2024).
Pameran The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025 dirancang untuk menjadi pameran strategis yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan pembeli internasional, investor, dan mitra dagang potensial di Arab Saudi. Permintaan produk halal, teknologi inovatif, serta jasa berkualitas tinggi di pasar Arab Saudi memberikan peluang besar bagi pelaku usaha Indonesia untuk semakin mengukuhkan posisi di pasar Arab Saudi.
Baca juga: Mendag Lepas Ekspor Kerajinan UMKM Bantul Senilai Rp2 Miliar ke Amerika hingga Timur Tengah
“Arab Saudi merupakan salah satu pasar potensial dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, terutama dengan adanya Saudi Vision 2030 yang mendorong diversifikasi ekonomi. Permintaan Arab Saudi akan produk halal, teknologi inovatif, serta jasa berkualitas tinggi merupakan peluang besar bagi pelaku usaha Indonesia untuk terus mempenetrasi pasar Arab Saudi sekaligus pasar-pasar potensial di Timur Tengah,” ungkap Mardyana.