Strategi Jasa Marga Dukung Kelancaran Libur Nataru: Fungsikan Ruas Tol Baru hingga Rekayasa Lalu Lintas
Tim langit 7
Jum'at, 13 Desember 2024 - 10:05 WIB
PT Jasa Marga mendukung kelancaran libur Nataru dengan memfungsikan ruas tol baru dan melakukan rekayasa lalu lintas.Foto/ist
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Menyiapkan beberapa Langkah untuk mendukung memberikan pelayanan optimal selama libur Hari Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, menjelaskan persiapan tersebut saah satunya menyiapkan ruas jalan tol baru yang dapat difungsionalkan.
"Kami memastikan operasional jalan tol dalam kondisi prima, mematuhi standar pelayanan minimal (SPM), termasuk menangani potensi genangan atau kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem, serta menyiapkan ruas jalan tol baru yang dapat difungsionalkan," jelasnya.
Sebagai bagian dari strategi operasional, Jasa Marga telah memproyeksikan volume kendaraan pada periode jelang puncak arus keluar hingga arus balik, serta telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas sesuai diskresi kepolisian untuk mengantisipasi potensi kepadatan.
Baca juga:Sambut Libur Nataru, Jasa Marga Tambah Fasilitas di Rest Area Tol Cipularang
Rekayasa lalu lintas tersebut meliputi contraflow di ruas tol Jakarta-Cikampek dan Jagorawi, serta penerapan oneway apabila dibutuhkan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani pada 6 Desember 2024.
Perusahaan juga akan mengoperasikan sejumlah ruas tol baru, baik secara operasional maupun fungsional, antara lain Jalan Tol Jogja-Solo segmen Kartasura-Klaten sepanjang 22,3 km yang bertarif, segmen fungsional Klaten-Prambanan sepanjang 8,5 km yang belum bertarif.
Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, menjelaskan persiapan tersebut saah satunya menyiapkan ruas jalan tol baru yang dapat difungsionalkan.
"Kami memastikan operasional jalan tol dalam kondisi prima, mematuhi standar pelayanan minimal (SPM), termasuk menangani potensi genangan atau kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem, serta menyiapkan ruas jalan tol baru yang dapat difungsionalkan," jelasnya.
Sebagai bagian dari strategi operasional, Jasa Marga telah memproyeksikan volume kendaraan pada periode jelang puncak arus keluar hingga arus balik, serta telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas sesuai diskresi kepolisian untuk mengantisipasi potensi kepadatan.
Baca juga:Sambut Libur Nataru, Jasa Marga Tambah Fasilitas di Rest Area Tol Cipularang
Rekayasa lalu lintas tersebut meliputi contraflow di ruas tol Jakarta-Cikampek dan Jagorawi, serta penerapan oneway apabila dibutuhkan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani pada 6 Desember 2024.
Perusahaan juga akan mengoperasikan sejumlah ruas tol baru, baik secara operasional maupun fungsional, antara lain Jalan Tol Jogja-Solo segmen Kartasura-Klaten sepanjang 22,3 km yang bertarif, segmen fungsional Klaten-Prambanan sepanjang 8,5 km yang belum bertarif.