Sandera Israel Frustasi di Gaza, Netanyahu Dikritik Persulit Pembebasan
Nabil
Jum'at, 03 Januari 2025 - 05:20 WIB
Sandera Israel Frustasi di Gaza, Netanyahu Dikritik Persulit Pembebasan
LANGIT7.ID-Jakarta; Kelompok Jihad Islam Palestina mengabarkan ada sandera Israel yang mencoba bunuh diri saat ditahan di Gaza. Kabar ini disampaikan juru bicara mereka lewat video di aplikasi Telegram pada hari Kamis.
Tim dokter dari kelompok tersebut berhasil menolong dan menyelamatkan nyawa sandera itu. Namun mereka tidak memberi tahu siapa orangnya dan bagaimana keadaannya sekarang.
Sampai berita ini ditulis, pihak Israel belum memberikan tanggapan apa-apa soal kejadian ini.
Berdasarkan catatan Israel, kelompok Hamas yang menguasai Gaza telah membunuh 1.200 orang dan menyandera 251 orang dalam serangan mereka di Israel selatan pada 7 Oktober 2023. Dalam serangan itu, kelompok Jihad Islam yang bekerja sama dengan Hamas juga ikut terlibat.
Israel kemudian membalas dengan serangan militer yang sampai sekarang telah menewaskan lebih dari 45.500 warga Palestina. Angka ini berdasarkan laporan petugas kesehatan di Gaza.
Abu Hamza, juru bicara Jihad Islam, mengatakan sandera tersebut mencoba bunuh diri tiga hari yang lalu karena tekanan mental. Tapi dia tidak menjelaskan lebih detail soal ini.
Abu Hamza menuding pemerintah Benjamin Netanyahu membuat aturan-aturan baru yang akhirnya menghambat perundingan pembebasan sandera.
Tim dokter dari kelompok tersebut berhasil menolong dan menyelamatkan nyawa sandera itu. Namun mereka tidak memberi tahu siapa orangnya dan bagaimana keadaannya sekarang.
Sampai berita ini ditulis, pihak Israel belum memberikan tanggapan apa-apa soal kejadian ini.
Berdasarkan catatan Israel, kelompok Hamas yang menguasai Gaza telah membunuh 1.200 orang dan menyandera 251 orang dalam serangan mereka di Israel selatan pada 7 Oktober 2023. Dalam serangan itu, kelompok Jihad Islam yang bekerja sama dengan Hamas juga ikut terlibat.
Israel kemudian membalas dengan serangan militer yang sampai sekarang telah menewaskan lebih dari 45.500 warga Palestina. Angka ini berdasarkan laporan petugas kesehatan di Gaza.
Abu Hamza, juru bicara Jihad Islam, mengatakan sandera tersebut mencoba bunuh diri tiga hari yang lalu karena tekanan mental. Tapi dia tidak menjelaskan lebih detail soal ini.
Abu Hamza menuding pemerintah Benjamin Netanyahu membuat aturan-aturan baru yang akhirnya menghambat perundingan pembebasan sandera.