Kisah Nabi Palsu Aswad al-Ansi: Sempat Menjadi Raja Yaman
Miftah yusufpati
Rabu, 08 Januari 2025 - 05:00 WIB
Kisah Nabi Palsu Aswad al-Ansi: Sempat Menjadi Raja Yaman
LANGIT7.ID-Jakarta; Nabi palsu bermunculan begitu Nabi Muhammad SAW mengikrarkan diri secara terbuka sebagai rasul. Pada era Khalifah Abu Bakar, gerakan nabi palsu ini kian masif. Kala itu, banyak kaum muslimin yang tertipu. Mereka murtad dan percaya nabi-nabi palsu tersebut.
Di kalangan Banu Asad banyak orang menyambut Tulaihah yang mendakwahkan diri nabi dan mendapat dukungan ketika ia meramalkan adanya tempat mata air tatkala golongannya sedang dalam perjalanan hampir mati kehausan.
Kalangan Banu Hanifah banyak juga yang menyambut Musailimah ketika ia mengutus dua orang pengikutnya kepada Nabi Muhammad, memberitahukan bahwa Musailimah juga nabi seperti dia, dan bahwa separuh bumi ini menjadi bagiannya sedangkan separuh lagi buat Quraisy, tetapi Quraisy golongan yang tidak suka berlaku adil.
Juga penduduk Yaman mengenal nama Aswad al-Ansi yang bergelar "Zul-Khimar" — "orang yang berkudung", tatkala orang ini menguasai Yaman dan mengusir wakil Nabi.
Akan tetapi mereka oleh Rasulullah tidak begitu dihiraukan, dengan keyakinan bahwa kebenaran yang ada dalam agama Allah ini sangat kuat untuk menangkis kebohongan mereka, dan dengan keimanan yang sudah kuat orang-orang yang beriman itu akan mampu membasmi mereka.
Pemberontakan Aswad
Mereka yang mendakwahkan diri nabi itu menyadari posisinya terhadap Rasulullah. Di antara mereka tak ada yang memberontak seperti yang dilakukan oleh Aswad al-Ansi.
Di kalangan Banu Asad banyak orang menyambut Tulaihah yang mendakwahkan diri nabi dan mendapat dukungan ketika ia meramalkan adanya tempat mata air tatkala golongannya sedang dalam perjalanan hampir mati kehausan.
Kalangan Banu Hanifah banyak juga yang menyambut Musailimah ketika ia mengutus dua orang pengikutnya kepada Nabi Muhammad, memberitahukan bahwa Musailimah juga nabi seperti dia, dan bahwa separuh bumi ini menjadi bagiannya sedangkan separuh lagi buat Quraisy, tetapi Quraisy golongan yang tidak suka berlaku adil.
Juga penduduk Yaman mengenal nama Aswad al-Ansi yang bergelar "Zul-Khimar" — "orang yang berkudung", tatkala orang ini menguasai Yaman dan mengusir wakil Nabi.
Akan tetapi mereka oleh Rasulullah tidak begitu dihiraukan, dengan keyakinan bahwa kebenaran yang ada dalam agama Allah ini sangat kuat untuk menangkis kebohongan mereka, dan dengan keimanan yang sudah kuat orang-orang yang beriman itu akan mampu membasmi mereka.
Pemberontakan Aswad
Mereka yang mendakwahkan diri nabi itu menyadari posisinya terhadap Rasulullah. Di antara mereka tak ada yang memberontak seperti yang dilakukan oleh Aswad al-Ansi.