Ingat Baik-baik, Begini Cara Pasang Dashcam Motor agar Tidak Salah Tempat
Haris budiman
Kamis, 09 Januari 2025 - 22:40 WIB
Ilustrasi pemasangan dashcam motor (Foto: blibli.com)
LANGIT7.ID-Jakarta;Dashcam atau kamera dashboard yang umumnya dipasang untuk mobil ini berfungsi untuk merekam atau mendokumentasikan peristiwa penting selama melakukan perjalanan.
Tapi, ternyata dashcam ini tak hanya tersedia untuk mobil saja. Sebab, dashcam kini juga tersedia untuk motor yang fungsinya juga sama dengan dashcam mobil.
Selain beberapa fungsi di atas, dashcam juga berguna sebagai alat bukti kecelakaan atau tindak kejahatan, bahkan hingga untuk klaim asuransi.
Nah, untuk pemasangan dashcam pada motor ini tentunya tidak boleh dilakukan sembarangan. Posisi dashcam motor harus disesuaikan dengan tempatnya.
Usahakan tidak memasang dashcam pada helm, meskipun hal ini tidaklah salah, namun tidak semua helm bisa menggunakan dashcam.
Selain itu, pemasangan dashcam pada helm juga berisiko cukup tinggi. Mengingat fungsi helm ini sebagai pelindung kepala yang harus digunakan selama berkendara, otomatis helm akan digerakkan terus menerus untuk melihat arah jalan ataupun kaca spion.
Artinya, helm tidak akan menghadap ke arah depan terus menerus, namun bergerak menghadap ke kanan dan ke kiri.
Tapi, ternyata dashcam ini tak hanya tersedia untuk mobil saja. Sebab, dashcam kini juga tersedia untuk motor yang fungsinya juga sama dengan dashcam mobil.
Selain beberapa fungsi di atas, dashcam juga berguna sebagai alat bukti kecelakaan atau tindak kejahatan, bahkan hingga untuk klaim asuransi.
Nah, untuk pemasangan dashcam pada motor ini tentunya tidak boleh dilakukan sembarangan. Posisi dashcam motor harus disesuaikan dengan tempatnya.
Usahakan tidak memasang dashcam pada helm, meskipun hal ini tidaklah salah, namun tidak semua helm bisa menggunakan dashcam.
Selain itu, pemasangan dashcam pada helm juga berisiko cukup tinggi. Mengingat fungsi helm ini sebagai pelindung kepala yang harus digunakan selama berkendara, otomatis helm akan digerakkan terus menerus untuk melihat arah jalan ataupun kaca spion.
Artinya, helm tidak akan menghadap ke arah depan terus menerus, namun bergerak menghadap ke kanan dan ke kiri.