Tanda-Tanda Kiamat: Ketika Allah Mewafatkan Orang-Orang Saleh
Miftah yusufpati
Ahad, 19 Januari 2025 - 05:55 WIB
Jika orang-orang saleh melihat kemungkaran, lalu mereka tidak mengubahnya dan kerusakan semakin banyak, maka siksaan akan turun kepada mereka. Ilustrasi: Ist
LANGIT.ID--Dr Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil mengatakan di antara tanda-tanda Kiamat adalah lenyapnya orang-orang saleh, sedikitnya orang-orang pilihan, dan banyaknya kejahatan sehingga yang ada hanyalah seburuk-buruknya manusia, kepada merekalah Kiamat akan datang.
Dalam kitab Asyraathus Saa’ah, Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil mengutip hadis dari Abdullah bin ‘Amr ra, beliau berkata, “ Rasulullah SAW bersabda:
لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَأْخُذَ اللهُ شَرِيطَتَهُ مِنْ أَهْلِ اْلأَرْضِ فَيَبْقَى فِيهَا عَجَاجَةٌ لاَ يَعْرِفُونَ مَعْرُوفًا وَلاَ يُنْكِرُونَ مُنْكَرًا.
‘Tidak akan tiba hari Kiamat hingga Allah mengambil orang-orang baik dari penduduk bumi, sehingga yang tersisa hanyalah orang-orang yang jelek, mereka tidak mengetahui yang baik dan tidak mengingkari yang munkar.’” [ Musnad Ahmad (XI/181-182), syarah Ahmad Syakir, beliau berkata, “Sanadnya sahih."]
Maknanya bahwa Allah akan mewafatkan orang-orang baik dan para ulama, lalu yang tersisa hanyalah orang-orang jelek yang tidak ada kebaikan di dalam diri mereka.
Baca juga: 3 Penenggelaman di Bumi Menjadi Pertanda Kiamat, Begini Bunyi Hadisnya
Hal ini terjadi ketika ilmu diambil sementara manusia menjadikan orang-orang bodoh sebagai pemimpin yang memberikan fatwa tanpa ilmu. Dan diriwayatkan dari ‘Amr bin Syu’aib, dari bapaknya, dari kakeknya ra, dari Nabi SAW, bahwasanya beliau bersabda:
Dalam kitab Asyraathus Saa’ah, Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil mengutip hadis dari Abdullah bin ‘Amr ra, beliau berkata, “ Rasulullah SAW bersabda:
لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَأْخُذَ اللهُ شَرِيطَتَهُ مِنْ أَهْلِ اْلأَرْضِ فَيَبْقَى فِيهَا عَجَاجَةٌ لاَ يَعْرِفُونَ مَعْرُوفًا وَلاَ يُنْكِرُونَ مُنْكَرًا.
‘Tidak akan tiba hari Kiamat hingga Allah mengambil orang-orang baik dari penduduk bumi, sehingga yang tersisa hanyalah orang-orang yang jelek, mereka tidak mengetahui yang baik dan tidak mengingkari yang munkar.’” [ Musnad Ahmad (XI/181-182), syarah Ahmad Syakir, beliau berkata, “Sanadnya sahih."]
Maknanya bahwa Allah akan mewafatkan orang-orang baik dan para ulama, lalu yang tersisa hanyalah orang-orang jelek yang tidak ada kebaikan di dalam diri mereka.
Baca juga: 3 Penenggelaman di Bumi Menjadi Pertanda Kiamat, Begini Bunyi Hadisnya
Hal ini terjadi ketika ilmu diambil sementara manusia menjadikan orang-orang bodoh sebagai pemimpin yang memberikan fatwa tanpa ilmu. Dan diriwayatkan dari ‘Amr bin Syu’aib, dari bapaknya, dari kakeknya ra, dari Nabi SAW, bahwasanya beliau bersabda: