home global news

Lewat Teknologi Antariksa, Prabowo Pastikan Kedaulatan Pangan RI

Sabtu, 25 Januari 2025 - 15:19 WIB
Lewat Teknologi Antariksa, Prabowo Pastikan Kedaulatan Pangan RI
LANGIT7.ID-Jakarta; Teknologi antariksa diprediksi menjadi kunci penting dalam mewujudkan Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, terutama untuk memperkuat kedaulatan pangan, energi dan air. Hal ini terungkap dalam peluncuran Asosiasi Antariksa Indonesia yang baru diresmikan di Jakarta, Selasa (21/1).

"Kedaulatan akses ke antariksa penting untuk penyediaan jasa yang bisa mendukung produksi pangan dan energi. Seperti satelit penginderaan jarak jauh untuk mendapatkan data aktual tentang kondisi tanah, air, dan unsur hara. Hal ini penting di era Pemerintahan Presiden Prabowo yang mengutamakan kedaulatan pangan, energi, dan air," kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Antariksa Indonesia, Aryo PS Djojohadikusumo dalam keterangannya, dikutip Sabtu (25/1/2025).

Pemanfaatan teknologi antariksa juga dinilai strategis dalam memantau dan mengelola Sumber Daya Alam (SDA) hingga menemukan potensi sumber daya energi baru. Hal ini sejalan dengan fokus pemerintahan Presiden Prabowo yang mengutamakan kemandirian di sektor pangan, energi dan pengelolaan sumber daya air.

Asosiasi yang baru dibentuk ini berkomitmen mendukung visi tersebut dengan membangun kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, sektor swasta, pertahanan, serta institusi penelitian. Tujuannya agar Indonesia memiliki kemampuan mengakses antariksa secara mandiri untuk mendukung berbagai program strategis nasional.

Ketua Asosiasi Antariksa Indonesia, Adi Rahman Adiwoso mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan peran strategis Indonesia dalam memajukan teknologi dan industri antariksa nasional. Hal ini diperlukan mengingat pesatnya perkembangan inovasi teknologi global yang menuntut Indonesia untuk meningkatkan kapabilitas di bidang antariksa.

Sementara itu, Ketua National Air and Space Power Center of Indonesia (NASPCI), Marsekal Pertama TNI Dr. Penny Radjendra menyatakan, kehadiran asosiasi ini akan memperkuat Indonesia dalam memaksimalkan hak kedaulatan nasional terhadap akses antariksa. Khususnya untuk kepentingan pemerintah, militer, swasta, dan institusi penelitian.

Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, Robertus Heru Triharjanto menambahkan, pihaknya siap mendukung asosiasi ini melalui program riset, pengembangan SDM dan inovasi teknologi, serta fasilitasi industri antariksa. BRIN optimis kolaborasi tersebut akan memperkuat daya saing Indonesia di industri antariksa internasional.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya