Israel Diultimatum Houthi: Buka Blokade Gaza dalam 4 Hari atau Siap-siap Diserang
Nabil
Sabtu, 08 Maret 2025 - 07:05 WIB
Israel Diultimatum Houthi: Buka Blokade Gaza dalam 4 Hari atau Siap-siap Diserang
LANGIT7.ID-Jakarta;Pemimpin kelompok Houthi Yaman, Abdul Malik al-Houthi, pada Jumat kemarin bilang bahwa kelompoknya bakal mulai lagi serangan laut ke Israel kalau dalam waktu empat hari Israel masih nggak mau buka blokade bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Kelompok yang didukung Iran ini udah melancarkan lebih dari 100 serangan ke kapal-kapal sejak November 2023, katanya sih sebagai bentuk solidaritas sama rakyat Palestina akibat perang Israel dengan Hamas di Gaza. Serangan-serangan ini baru mulai berkurang Januari lalu setelah ada gencatan senjata di sana.
Selama aksi mereka itu, Houthi berhasil tenggelamin dua kapal, nyita satu kapal lainnya, dan bikin setidaknya empat pelaut tewas. Serangan mereka bikin kacau pelayaran global, sampe-sampe perusahaan-perusahaan terpaksa milih rute yang lebih jauh dan mahal lewat Afrika selatan.
"Kami kasih tenggat waktu cuma empat hari. Deadline ini buat para mediator gencatan senjata Gaza dan upaya mereka," kata al-Houthi.
"Kalau Israel masih bandel setelah empat hari, masih halangi bantuan kemanusiaan masuk Gaza dan tutup semua penyeberangan, kami bakal lanjutin lagi operasi laut melawan Israel."
Pada 2 Maret lalu, Israel memang memblokir masuknya truk-truk bantuan ke Gaza waktu ketegangan soal gencatan senjata memanas. Hamas sampai minta mediator dari Mesir dan Qatar buat turun tangan.
Kelompok Houthi yang nguasain sebagian besar wilayah Yaman juga udah bilang di bulan Februari kalau mereka siap ambil tindakan militer kalau AS dan Israel coba-coba usir paksa warga Palestina dari Gaza.
Kelompok yang didukung Iran ini udah melancarkan lebih dari 100 serangan ke kapal-kapal sejak November 2023, katanya sih sebagai bentuk solidaritas sama rakyat Palestina akibat perang Israel dengan Hamas di Gaza. Serangan-serangan ini baru mulai berkurang Januari lalu setelah ada gencatan senjata di sana.
Selama aksi mereka itu, Houthi berhasil tenggelamin dua kapal, nyita satu kapal lainnya, dan bikin setidaknya empat pelaut tewas. Serangan mereka bikin kacau pelayaran global, sampe-sampe perusahaan-perusahaan terpaksa milih rute yang lebih jauh dan mahal lewat Afrika selatan.
"Kami kasih tenggat waktu cuma empat hari. Deadline ini buat para mediator gencatan senjata Gaza dan upaya mereka," kata al-Houthi.
"Kalau Israel masih bandel setelah empat hari, masih halangi bantuan kemanusiaan masuk Gaza dan tutup semua penyeberangan, kami bakal lanjutin lagi operasi laut melawan Israel."
Pada 2 Maret lalu, Israel memang memblokir masuknya truk-truk bantuan ke Gaza waktu ketegangan soal gencatan senjata memanas. Hamas sampai minta mediator dari Mesir dan Qatar buat turun tangan.
Kelompok Houthi yang nguasain sebagian besar wilayah Yaman juga udah bilang di bulan Februari kalau mereka siap ambil tindakan militer kalau AS dan Israel coba-coba usir paksa warga Palestina dari Gaza.
(lam)