Israel Serang Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Warga Palestina Marah Besar
Nabil
Ahad, 09 Maret 2025 - 06:30 WIB
Israel Serang Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Warga Palestina Marah Besar
LANGIT7.ID-Jakarta; Pejabat Palestina marah besar setelah masjid bersejarah di kota Nablus Tepi Barat dibakar sebagian pada hari Jumat lalu. Mereka menuding pasukan Israel melakukan perusakan ini saat melakukan operasi militer.
Video yang direkam pada Jumat itu memperlihatkan warga Palestina sedang melihat-lihat bagian dalam masjid al-Nasr yang hitam dan hangus terbakar. Masjid ini merupakan bangunan penting di Kota Tua Nablus.
Para saksi mata bilang operasi militer itu terjadi antara jam 2 pagi sampai setengah 7 pagi. Saat dihubungi, pihak militer Israel tidak langsung memberikan tanggapan resmi tentang kegiatan mereka di kota tersebut.
Pemuka agama setempat mengungkapkan kalau ada enam masjid yang jadi sasaran. Kejadian ini terjadi saat umat Muslim sedang merayakan Jumat pertama bulan puasa Ramadhan.
Kementerian Wakaf Palestina dalam pernyataannya menyebut kerusakan pada masjid-masjid di Nablus sebagai "serangan serius baik dari skala maupun waktunya". Mereka juga mengecam adanya "rencana sistematis untuk menodai tempat-tempat suci, masjid, dan tempat ibadah kami."
Direktur wakaf Nablus, Syekh Nasser Al-Salman, menyebut tindakan Israel sebagai "penyerbuan biadab ke masjid-masjid Nablus". Dia menuduh Israel "berusaha keras melecehkan tempat suci Islam dan masjid dengan kecepatan yang makin meningkat."
Israel memang sedang melancarkan serangan besar-besaran di Tepi Barat utara selama beberapa minggu terakhir. Serangan ini bermula di kamp-kamp pengungsi yang dianggap sebagai basis perlawanan Palestina. Serangan kemudian meluas ke banyak wilayah, membuat puluhan ribu orang terpaksa mengungsi, dan untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir, tank-tank Israel masuk ke wilayah tersebut.
Video yang direkam pada Jumat itu memperlihatkan warga Palestina sedang melihat-lihat bagian dalam masjid al-Nasr yang hitam dan hangus terbakar. Masjid ini merupakan bangunan penting di Kota Tua Nablus.
Para saksi mata bilang operasi militer itu terjadi antara jam 2 pagi sampai setengah 7 pagi. Saat dihubungi, pihak militer Israel tidak langsung memberikan tanggapan resmi tentang kegiatan mereka di kota tersebut.
Pemuka agama setempat mengungkapkan kalau ada enam masjid yang jadi sasaran. Kejadian ini terjadi saat umat Muslim sedang merayakan Jumat pertama bulan puasa Ramadhan.
Kementerian Wakaf Palestina dalam pernyataannya menyebut kerusakan pada masjid-masjid di Nablus sebagai "serangan serius baik dari skala maupun waktunya". Mereka juga mengecam adanya "rencana sistematis untuk menodai tempat-tempat suci, masjid, dan tempat ibadah kami."
Direktur wakaf Nablus, Syekh Nasser Al-Salman, menyebut tindakan Israel sebagai "penyerbuan biadab ke masjid-masjid Nablus". Dia menuduh Israel "berusaha keras melecehkan tempat suci Islam dan masjid dengan kecepatan yang makin meningkat."
Israel memang sedang melancarkan serangan besar-besaran di Tepi Barat utara selama beberapa minggu terakhir. Serangan ini bermula di kamp-kamp pengungsi yang dianggap sebagai basis perlawanan Palestina. Serangan kemudian meluas ke banyak wilayah, membuat puluhan ribu orang terpaksa mengungsi, dan untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir, tank-tank Israel masuk ke wilayah tersebut.