home global news

Bila Ekonomi dan Politik AS Masih Kuat, Konflik Timur Tengah Tidak Akan Berhenti

Senin, 07 April 2025 - 13:54 WIB
Bila Ekonomi dan Politik AS Masih Kuat, Konflik Timur Tengah Tidak Akan Berhenti
LANGIT7.ID-Jakarta; Wakil Ketua Umum MUI Dr KH. Anwar Abbas menyatakan, tindakan Israel yang sampai sekarang masih terus membombardir Gaza hingga menyebabkan mayat bergelimpangan dimana-mana, tujuannya ternyata tidak hanya ingin menghancurkan Hamas tapi mereka ingin menjadikan Gaza sebagai bagian dari negara israel raya.

"Jika israel telah berhasil menduduki GAZA maka israel akan mengosongkan daerah tersebut dengan memindahkan penduduknya ke negara lain seperti yang pernah disampaikan Donald Trump," ujarnya Kiai Anwar Abbas. Ia menambahkan setelah bisa memindahkan penduduk Gaza ke negara lain, Trum akan menempatkan rakyat Israel sebanyak-banyaknya ke kawasan Gaza yang telah dikuasai tersebut.

Tidak hanya itu, menurut Ketua PP Muhammadiyah ini, Israel akan mulai kembali menyerang dan mencaplok wilayah Palestina yang lain karena tujuan mereka seperti yang diinginkan kelompok zionis yaitu terwujudnya Israel raya yang wilayahnya selain meliputi seluruh daerah Palestina juga mencakup wilayah Jordania, Syria, Libanon, Saudi arabia dan Mesir.

Dijelaskan, ketika Israel telah mulai menyerang dan menduduki negara-negara yang akan mereka jadikan sebagai bagian dari Israel Raya maka negara-negara Arab tersebut akan menghadapi masalah karena mereka tidak lagi bisa meminta bantuan kepada Amerika. Mengapa? Karena Amerika akan berpihak kepada Israel yang merupakan teman sejatinya.

"Jadi dari hal-hal di atas dapat disimpulkan bahwa Timur Tengah tampaknya dalam beberapa puluh tahun kedepan belum lagi akan tenang dan damai karena fihak zionis Israel belum mau berhenti melakukan aksinya sampai negara Israel Raya bisa terwujud."

Lalu timbul pertanyaan apakah dunia akan tetap diam ? Menirut dia, selama ekonomi dan politik Amerika serikat masih sangat kuat maka selama itu pulalah negara-negara lain tidak akan bisa berbuat banyak untuk menghentikan peperangan dan tindak kezhaliman yang dilakukan Israel dan Amerika di kawasan tersebut.(*/saf)
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya