Harga Emas Diproyeksi Capai USD 3.500 per Troy Ounce, BSI Tawarkan Pembelian Mulai 0,1 Gram
Nabil
Rabu, 16 April 2025 - 15:19 WIB
Harga Emas Diproyeksi Capai USD 3.500 per Troy Ounce, BSI Tawarkan Pembelian Mulai 0,1 Gram
LANGIT7.ID-Jakarta;PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) gencar mendorong emas sebagai solusi investasi paling aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Plt Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menegaskan bahwa harga emas masih menunjukkan tren meningkat dalam jangka menengah hingga panjang.
Dalam pernyataannya saat halal bi halal bersama media di Jakarta, Bob menjelaskan bahwa proyeksi harga emas bisa menembus 3.200 dolar AS per troy ounce dalam waktu dekat, dan bahkan menyentuh angka 3.500 dolar AS pada akhir 2025. “Kami sangat optimis dengan potensi bisnis ini ke depan bagi pertumbuhan BSI dan tentu saja benefit untuk masyarakat,” tegasnya, dikutip Rabu (16/4/2025).
Optimisme BSI juga dibuktikan lewat pengukuhan sebagai Bank Emas oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025. Sejak saat itu, bisnis emas BSI terus menunjukkan tren positif. Dalam kurun waktu satu bulan setelah peluncuran, layanan BSI Emas mencatat kenaikan signifikan, didorong oleh tingginya permintaan dan kesiapan produk yang ditawarkan.
Bob menambahkan bahwa emas saat ini merupakan instrumen investasi safe haven yang menjanjikan. “Awal tahun 2024 harga emas masih sekitar Rp1 juta per gram dan sekarang sudah sempat menyentuh Rp1,9 juta per gram. Mereka yang membeli emas lewat cicilan sudah bisa menikmati kenaikan harga emasnya,” ungkapnya.
Salah satu cara ideal untuk berinvestasi emas, menurut Bob, adalah melalui program cicil emas dari BSI. Dengan konsep membeli emas di masa depan dengan harga saat ini, nasabah hanya perlu menandatangani akad pembiayaan sesuai kesepakatan jangka waktu. Ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memulai investasi emas tanpa harus membayar penuh di awal.
BSI juga menawarkan kemudahan digital lewat aplikasi BYOND by BSI yang memungkinkan nasabah membeli emas mulai dari 0,1 gram secara fleksibel dan kompetitif. “Tidak perlu lagi antri untuk mendapatkan LM atau repot menyimpan fisiknya,” ujar Bob. Jika nasabah ingin menjual kembali, selisih harga jual dan beli juga tidak terlalu besar. Bagi yang ingin mencetak emasnya, bisa dilakukan dengan mengunjungi kantor layanan BSI atau lewat ATM emas hasil kerja sama dengan PT ANTAM Tbk.
Untuk segmen logam mulia, BSI menghadirkan BSI Gold, emas batangan eksklusif berlogo BSI dengan karatase 99,99% yang telah sesuai dengan standar SNI dan disertifikasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Produk ini juga memiliki layanan buyback dengan harga kompetitif melalui mitra PT Hartadinata Abadi Tbk yang tersebar di jaringan BSI seluruh Indonesia.
Dalam pernyataannya saat halal bi halal bersama media di Jakarta, Bob menjelaskan bahwa proyeksi harga emas bisa menembus 3.200 dolar AS per troy ounce dalam waktu dekat, dan bahkan menyentuh angka 3.500 dolar AS pada akhir 2025. “Kami sangat optimis dengan potensi bisnis ini ke depan bagi pertumbuhan BSI dan tentu saja benefit untuk masyarakat,” tegasnya, dikutip Rabu (16/4/2025).
Optimisme BSI juga dibuktikan lewat pengukuhan sebagai Bank Emas oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025. Sejak saat itu, bisnis emas BSI terus menunjukkan tren positif. Dalam kurun waktu satu bulan setelah peluncuran, layanan BSI Emas mencatat kenaikan signifikan, didorong oleh tingginya permintaan dan kesiapan produk yang ditawarkan.
Bob menambahkan bahwa emas saat ini merupakan instrumen investasi safe haven yang menjanjikan. “Awal tahun 2024 harga emas masih sekitar Rp1 juta per gram dan sekarang sudah sempat menyentuh Rp1,9 juta per gram. Mereka yang membeli emas lewat cicilan sudah bisa menikmati kenaikan harga emasnya,” ungkapnya.
Salah satu cara ideal untuk berinvestasi emas, menurut Bob, adalah melalui program cicil emas dari BSI. Dengan konsep membeli emas di masa depan dengan harga saat ini, nasabah hanya perlu menandatangani akad pembiayaan sesuai kesepakatan jangka waktu. Ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memulai investasi emas tanpa harus membayar penuh di awal.
BSI juga menawarkan kemudahan digital lewat aplikasi BYOND by BSI yang memungkinkan nasabah membeli emas mulai dari 0,1 gram secara fleksibel dan kompetitif. “Tidak perlu lagi antri untuk mendapatkan LM atau repot menyimpan fisiknya,” ujar Bob. Jika nasabah ingin menjual kembali, selisih harga jual dan beli juga tidak terlalu besar. Bagi yang ingin mencetak emasnya, bisa dilakukan dengan mengunjungi kantor layanan BSI atau lewat ATM emas hasil kerja sama dengan PT ANTAM Tbk.
Untuk segmen logam mulia, BSI menghadirkan BSI Gold, emas batangan eksklusif berlogo BSI dengan karatase 99,99% yang telah sesuai dengan standar SNI dan disertifikasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Produk ini juga memiliki layanan buyback dengan harga kompetitif melalui mitra PT Hartadinata Abadi Tbk yang tersebar di jaringan BSI seluruh Indonesia.