Kasus Ijazah Palsu Dihentikan, Jokowi Tegaskan Laporan Pencemaran Nama Baik Tetap Berjalan
Haris budiman
Senin, 26 Mei 2025 - 10:32 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo tetap melanjutkan laporan pencemaran nama baik. (foto: Facebook/jokowi)
LANGIT7.ID-Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi menegaskan bahwa laporannya terkait Jaya terkait pencemaran nama baik tetap berjalan meski Bareskrim sudah menyatakan ijazahnya asli.
"Ya, sudah saya sampaikan ya. Sebetulnya kan saya sedih kalau itu berlanjut ke tahapan berikutnya, tapi ya supaya sekali lagi supaya gamblang dan jelas itu," kata Jokowi.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro menjelaskan untuk proses penyelidikan atas laporan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Jokowi terhadap sejumlah pihak itu masih terus berlanjut di Polda Metro Jaya.
"Proses hukum adanya laporan di Polda Metro Jaya, tentu saja kami sebagai satuan pembina fungsi teknis akan berkoordinasi. Saat ini masih kami percayakan kepada penyidik di sana," ujar Brigjen Djuhandhani.
Jokowi pastikan ijazahnya asli
Sementara itu, Jokowi menegaskan bahwa ijazah sarjananya dari Universitas Gadjah Mada memang asli sebagaimana kesimpulan Bareskrim Polri.
"Ya memang asli. Karena memang beberapa masih belum puas dengan hasilnya itu," ujar Jokowi di kediamannya di Solo, Jumat (23/5/2025), dikutip dari kompas.com.
"Ya, sudah saya sampaikan ya. Sebetulnya kan saya sedih kalau itu berlanjut ke tahapan berikutnya, tapi ya supaya sekali lagi supaya gamblang dan jelas itu," kata Jokowi.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro menjelaskan untuk proses penyelidikan atas laporan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Jokowi terhadap sejumlah pihak itu masih terus berlanjut di Polda Metro Jaya.
"Proses hukum adanya laporan di Polda Metro Jaya, tentu saja kami sebagai satuan pembina fungsi teknis akan berkoordinasi. Saat ini masih kami percayakan kepada penyidik di sana," ujar Brigjen Djuhandhani.
Jokowi pastikan ijazahnya asli
Sementara itu, Jokowi menegaskan bahwa ijazah sarjananya dari Universitas Gadjah Mada memang asli sebagaimana kesimpulan Bareskrim Polri.
"Ya memang asli. Karena memang beberapa masih belum puas dengan hasilnya itu," ujar Jokowi di kediamannya di Solo, Jumat (23/5/2025), dikutip dari kompas.com.