home global news

Menteri Kebudayaan Buka Lokakarya SEACHA, Dorong Kolaborasi Pemuda ASEAN untuk Budaya Berkelanjutan

Ahad, 22 Juni 2025 - 15:25 WIB
Menteri Kebudayaan Buka Lokakarya SEACHA, Dorong Kolaborasi Pemuda ASEAN untuk Budaya Berkelanjutan
LANGIT7.ID-Karangasem;Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, membuka kegiatan Southeast Asian Youth Meeting and Culture Heritage Clinic dengan tema “Integrating Sustainability Development and Cultural Heritage for a Better Future” di Jero Tumbuk Culture & Retreat, Karangasem, Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan kapasitas (capacity building) dalam bidang pelestarian yang digagas oleh Bumi Pelestarian Pusaka Indonesia bekerja sama dengan Southeast Asian Culture Heritage (SEACHA) yang berpusat di Bangkok, Thailand. Dalam kesempatan ini Menbud mendorong kolaborasi para pemuda Asia Tenggara untuk mengembangkan masa depan budaya yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Menbud Fadli menyampaikan apresiasinya. “Merupakan kehormatan bagi Kementerian Kebudayaan Republik indonesia untuk hadir dalam pertemuan penting ini, sebuah pertemuan yang lahir dari dedikasi SEACHA dan komitmen akar rumput dari Bumi Pelestarian Pusaka Indonesia dengan mengangkat tema penting ‘Integrating Sustainability Development and Cultural Heritage for a Better Future’.

Program Culture Heritage Clinic merupakan inisiatif untuk memberdayakan pemimpin-pemimpin muda dan organisasi pemuda lokal dari negara-negara anggota SEACHA. Tahun ini, Culture Heritage Clinic berfokus pada isu penting mengenai kebijakan pariwisata dan dampaknya terhadap warisan budaya, serta memberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan.

Program Culture Heritage Clinic ini sangat penting untuk membangun masa depan pariwisata yang berkelanjutan bagi negara-negara anggota SEACHA. Dengan membahas kebijakan pariwisata serta prinsip- pariwisata berkelanjutan, program ini memberdayakan pemangku kepentingan, seperti pejabat daerah dan kota, serta organisasi pemuda lokal, untuk membuat keputusan yang tepat demi keberlangsungan warisan budaya dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Diselenggarakan mulai tanggal 21 hingga 26 Juni 2025 di Jero Tumbuk Culture & Retreat dan Pura Agung Besakih, Karangasem, Bali, program pelatihan diikuti oleh perwakilan delegasi dari negara-negara ASEAN. Program diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya ekskursi ke destinasi budaya, sejumlah presentasi dan diskusi budaya, serta ditutup dengan cultural dinner.



Pada kesempatan ini, Menbud Fadli menuturkan bahwa kehadiran seluruh peserta dalam kegiatan ini bukan semata untuk membahas pelestarian budaya secara teoritis, melainkan untuk terlibat langsung dalam konteks nyatanya. Ia mencontohkan dua lokasi yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya