BAZNAS Salurkan Bantuan Zmart Pesantren Rp500 Juta di Jatim, Disaksikan Menko PM
Tim langit 7
Rabu, 16 Juli 2025 - 12:19 WIB
BAZNAS Salurkan Bantuan Zmart Pesantren Rp500 Juta di Jatim, Disaksikan Menko PM
LANGIT7.ID–Jakarta;Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan Program Zmart Pesantren untuk 10 Pondok Pesantren di wilayah Jawa Timur, Selasa (15/7).
Secara simbolis bantuan diserahkan dalam acara Halaqoh Alim Ulama Nusantara di PP Terpadu Al-Yasini Pasuruan, Jawa Timur, disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA; Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur Drs. KH. Musnah, MA; Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pasuruan; serta Pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasini Pasuruan KH. Mujib Imron, SH., MH.
Menko Pemberdayaan Masyarakat, Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterlibatan pesantren dalam upaya mengatasi kemiskinan dan meningkatkan daya saing generasi muda.
“Pesantren punya moralitas, integritas, dan daya tahan tinggi. Tapi kita perlu dorong agar mereka juga memiliki daya saing ekonomi. Program seperti ini sangat strategis dalam membangun pondasi kemandirian pesantren sekaligus memberdayakan santri,” ujar dia dalam keterangannya, Rabu (16/7/2025).
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan, program Zmart Pesantren merupakan bagian dari inovasi terbaru BAZNAS di tahun 2025 untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren dan mencetak santri yang berdaya saing melalui edukasi kewirausahaan.
“BAZNAS terus berinovasi untuk menyesuaikan program dengan kebutuhan umat. Melalui Zmart Pesantren, kami ingin pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi,” ungkapnya.
Secara simbolis bantuan diserahkan dalam acara Halaqoh Alim Ulama Nusantara di PP Terpadu Al-Yasini Pasuruan, Jawa Timur, disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA; Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur Drs. KH. Musnah, MA; Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pasuruan; serta Pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasini Pasuruan KH. Mujib Imron, SH., MH.
Menko Pemberdayaan Masyarakat, Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterlibatan pesantren dalam upaya mengatasi kemiskinan dan meningkatkan daya saing generasi muda.
“Pesantren punya moralitas, integritas, dan daya tahan tinggi. Tapi kita perlu dorong agar mereka juga memiliki daya saing ekonomi. Program seperti ini sangat strategis dalam membangun pondasi kemandirian pesantren sekaligus memberdayakan santri,” ujar dia dalam keterangannya, Rabu (16/7/2025).
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan, program Zmart Pesantren merupakan bagian dari inovasi terbaru BAZNAS di tahun 2025 untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren dan mencetak santri yang berdaya saing melalui edukasi kewirausahaan.
“BAZNAS terus berinovasi untuk menyesuaikan program dengan kebutuhan umat. Melalui Zmart Pesantren, kami ingin pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi,” ungkapnya.