Kebiasaan Kolektor Mengungkap Masa Depan Pasar Jam Tangan Mewah; Benarkah Menjanjikan?
Tim langit 7
Jum'at, 05 September 2025 - 08:54 WIB
Kebiasaan Kolektor Mengungkap Masa Depan Pasar Jam Tangan Mewah Benarkah Menjanjikan?
LANGIT7.ID-Ketika sektor mewah tersandung, para kolektor justru berbondong-bondong mencari jam tangan yang abadi. Mulai dari jam vintage langka hingga karya independen, masa depan dunia koleksi dibentuk oleh apa yang bertahan dari penurunan pasar.
Memprediksi pasar mewah tahun 2025 sama sulitnya dengan memprediksi cuaca Melbourne. Suatu hari kita melihat kebangkitan kembali kebiasaan belanja konsumen, didorong oleh kepercayaan merek dan ROI untuk maison ternama. Keesokan harinya, Trump meluncurkan tarif 39% dengan sangat cepat untuk produk Swiss untuk menggoyang industri dan membuat para petinggi di Jenewa membatalkan perjalanan ski musim dingin mereka di salju Matterhorn yang masih perawan.
Pasar Mewah Pada 2025: Boom, Bangkrut, dan Tarif
Pasar berada di persimpangan jalan, terpecah menjadi jalur-jalur baru mulai dari klub jam tangan pribadi yang diadakan di hotel bintang lima hingga pedagang pinggir jalan yang menjual produk terbaru untuk keuntungan cepat.
Fesyen dan aksesori telah mendingin di wilayah-wilayah kunci di Asia, sementara perhiasan dan jam tangan bertahan jauh lebih baik. Pembaruan terbaru Richemont menunjukkan pertumbuhan dua digit di Maison Perhiasannya, dengan divisi Jam Tangan Spesialis sedikit melunak, dan LVMH melaporkan divisi Jam Tangan dan Perhiasan yang stabil sementara kategori lainnya goyah.
Hasil Lelang Menunjukkan Di Mana Kolektor Berbelanja Besar-besaran
Lelang telah menjadi tolok ukur yang paling jelas. Sementara CEO barang mewah sibuk dengan slide kuartalan mereka untuk memutarbalikkan perlambatan ini, para kolektor di Hong Kong dengan senang hati membayar 212 juta dolar HK (sekitar 41,5 juta dolar AUD) untuk jam Patek dan Daytona vintage.
Memprediksi pasar mewah tahun 2025 sama sulitnya dengan memprediksi cuaca Melbourne. Suatu hari kita melihat kebangkitan kembali kebiasaan belanja konsumen, didorong oleh kepercayaan merek dan ROI untuk maison ternama. Keesokan harinya, Trump meluncurkan tarif 39% dengan sangat cepat untuk produk Swiss untuk menggoyang industri dan membuat para petinggi di Jenewa membatalkan perjalanan ski musim dingin mereka di salju Matterhorn yang masih perawan.
Pasar Mewah Pada 2025: Boom, Bangkrut, dan Tarif
Pasar berada di persimpangan jalan, terpecah menjadi jalur-jalur baru mulai dari klub jam tangan pribadi yang diadakan di hotel bintang lima hingga pedagang pinggir jalan yang menjual produk terbaru untuk keuntungan cepat.
Fesyen dan aksesori telah mendingin di wilayah-wilayah kunci di Asia, sementara perhiasan dan jam tangan bertahan jauh lebih baik. Pembaruan terbaru Richemont menunjukkan pertumbuhan dua digit di Maison Perhiasannya, dengan divisi Jam Tangan Spesialis sedikit melunak, dan LVMH melaporkan divisi Jam Tangan dan Perhiasan yang stabil sementara kategori lainnya goyah.
Hasil Lelang Menunjukkan Di Mana Kolektor Berbelanja Besar-besaran
Lelang telah menjadi tolok ukur yang paling jelas. Sementara CEO barang mewah sibuk dengan slide kuartalan mereka untuk memutarbalikkan perlambatan ini, para kolektor di Hong Kong dengan senang hati membayar 212 juta dolar HK (sekitar 41,5 juta dolar AUD) untuk jam Patek dan Daytona vintage.