Babak Pertama: Lini Depan Mandek, Garuda Terjebak Pertahanan Lebanon
Nabil
Senin, 08 September 2025 - 21:30 WIB
Babak Pertama: Lini Depan Mandek, Garuda Terjebak Pertahanan Lebanon
LANGIT7.ID-Jakarta;Laga Timnas Indonesia kontra Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025) malam WIB, belum menghasilkan gol hingga turun minum. Selama 45 menit pertama, pasukan Patrick Kluivert menemui jalan buntu menghadapi rapatnya barisan bertahan lawan.
Sejak peluit awal, Kluivert menurunkan formasi dengan empat bek. Kevin Diks dipasangkan bersama Jay Idzes di jantung pertahanan, sementara sektor tengah diisi oleh kombinasi Ricky Kambuaya dan Stefano Lilipaly. Dengan skema ini, Indonesia berupaya menguasai bola lewat permainan posisional di hadapan puluhan ribu penonton.
Meski mendominasi bola, usaha Garuda sering patah di hadapan barikade Lebanon. Tim tamu bahkan mulai berani keluar menekan pada menit ke-17. Saat itu, Mohamad Haidar sempat mendapat peluang berbahaya, namun masih bisa diredam oleh Idzes.
Debut Miliano Jonathans sebagai starter memberi warna berbeda di lini serang. Kolaborasinya dengan Yakob Sayuri di sisi kanan beberapa kali membuat repot pertahanan Lebanon. Namun, laga sempat memanas pada menit ke-26 setelah Jonathans dijatuhkan dengan tekel keras oleh Hussein Sharafeddine. Situasi itu memicu protes keras para pemain Indonesia hingga pertandingan terhenti sebentar, sebelum wasit meredakan tensi di lapangan.
Pemain FC Utrecht tersebut tetap melanjutkan pertandingan dan kembali beraksi. Pada menit ke-37, ia melakukan penetrasi dari sisi sayap dan melepaskan umpan silang matang. Sayangnya, sundulan Mauro Zijlstra masih melenceng dari sasaran.
Dengan begitu, skor 0-0 menutup babak pertama. Upaya menyerang Indonesia masih mentah menghadapi rapatnya tembok pertahanan Lebanon.
Sejak peluit awal, Kluivert menurunkan formasi dengan empat bek. Kevin Diks dipasangkan bersama Jay Idzes di jantung pertahanan, sementara sektor tengah diisi oleh kombinasi Ricky Kambuaya dan Stefano Lilipaly. Dengan skema ini, Indonesia berupaya menguasai bola lewat permainan posisional di hadapan puluhan ribu penonton.
Meski mendominasi bola, usaha Garuda sering patah di hadapan barikade Lebanon. Tim tamu bahkan mulai berani keluar menekan pada menit ke-17. Saat itu, Mohamad Haidar sempat mendapat peluang berbahaya, namun masih bisa diredam oleh Idzes.
Debut Miliano Jonathans sebagai starter memberi warna berbeda di lini serang. Kolaborasinya dengan Yakob Sayuri di sisi kanan beberapa kali membuat repot pertahanan Lebanon. Namun, laga sempat memanas pada menit ke-26 setelah Jonathans dijatuhkan dengan tekel keras oleh Hussein Sharafeddine. Situasi itu memicu protes keras para pemain Indonesia hingga pertandingan terhenti sebentar, sebelum wasit meredakan tensi di lapangan.
Pemain FC Utrecht tersebut tetap melanjutkan pertandingan dan kembali beraksi. Pada menit ke-37, ia melakukan penetrasi dari sisi sayap dan melepaskan umpan silang matang. Sayangnya, sundulan Mauro Zijlstra masih melenceng dari sasaran.
Dengan begitu, skor 0-0 menutup babak pertama. Upaya menyerang Indonesia masih mentah menghadapi rapatnya tembok pertahanan Lebanon.
(lam)