home global news

Menteri Fadli Zon Hadiri Ritual Mulud Adat Bayan, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Rabu, 10 September 2025 - 09:13 WIB
Menteri Fadli Zon Hadiri Ritual Mulud Adat Bayan, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
LANGIT7.ID-Lombok Utara;Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menghadiri Ritual Mulud (Maulid) Adat Bayan yang diselenggarakan di Masjid Kuno Bayan Beleq, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan dalam bingkai adat dan budaya masyarakat Bayan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan menyampaikan Masjid Bayan telah menjadi bukti sejarah, di mana sejak abad ke-16 telah terjadi akulturasi yang harmonis antara adat Sasak Lombok dengan agama Islam.

“Masjid ini telah menjadi simbol akulturasi budaya yang harmonis antara adat Sasak Lombok dengan agama Islam. Ini menunjukkan bahwa syiar Islam pada masa itu dilakukan dengan damai, harmonis, dan tumbuh berkembang dengan baik tanpa menghilangkan adat istiadat masyarakat Sasak yang hingga kini masih terpelihara,” ujar Menbud Fadli dalam keterangannya, Rabu (10/9/2025).

Lebih lanjut, Menbud Fadli menjelaskan bahwa melalui tradisi yang ada di Bayan ini, kita bisa melihat warisan budaya yang sangat kental dan masih terpelihara dengan baik. “Tradisi ini perlu kita lindungi, kembangkan, manfaatkan, dan yang paling penting, dilestarikan secara berkelanjutan (sustainability), terutama oleh generasi muda. Saya senang melihat anak-anak muda yang berseragam karena mereka sudah menjadi kader-kader pelestari adat dan tradisi Bayan,” ucapnya.

Hal ini, menurut Menbud Fadli, adalah bukti bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan budaya, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. “Sekarang saya berada di Lombok Utara, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, dan kita melihat budaya yang sangat unik: mulai dari ekspresi budaya dalam bentuk tari-tarian, alat musik tradisional, rumah adat, fashion atau wastra, kain tenun yang khas, cara berpakaian yang unik, hingga kulinernya,” lanjutnya.

Ritual Mulud Adat Bayan merupakan tradisi tahunan masyarakat adat Bayan di Lombok Utara untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini diselenggarakan di Masjid Kuno Bayan Beleq dan telah berlangsung secara turun-temurun sejak abad ke-16. Selain sebagai perayaan keagamaan, ritual ini juga menjadi manifestasi pelestarian budaya lokal yang berpadu dengan nilai-nilai Islam.

Rangkaian ritual dimulai dengan pembacaan doa, pertunjukan seni tradisional, hingga penyajian makanan khas masyarakat Bayan yang melambangkan rasa syukur dan persatuan. Sebagai upaya melestarikan ekosistem kebudayaan, Kementerian Kebudayaan berkomitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Hal tersebut menjadi tonggak penting dalam mewujudkan amanat konstitusi yang berfungsi sebagai kerangka strategis untuk merawat, melestarikan, dan memanfaatkan kebudayaan bagi generasi sekarang dan masa depan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya