Iga Swiatek Juara Korea Open Setelah di Final Tumbangkan Alexandrova dan Bawa Hadiah Uang 2,5 Miliar
Sururi al faruq
Ahad, 21 September 2025 - 18:17 WIB
Iga Swiatek Juara Korea Open Setelah di Final Tumbangkan Alexandrova dan Bawa Hadiah Uang 2,5 Miliar
LANGIT7.ID-Seoul; Luar biasa! Petenis peringkat 2 dunia asal Polandia, Iga Swiatek akhirnya mengukuhkan diri sebagai juara WTA500 Korea Open 2025. Sukses Swiatek ini setelah peraih 6 grand slam ini di final menumbangkan petenis Rusia, Ekaterina Alexandrova dengan skor 1-6,7-6,7-5.
Swiatek yang mengawali pertandingan dengan gugup dan banyak melakukan kesalahan akhirnya dengan mudah kalah di set pertama dengan angka yg menyakitkan 1-6. Bahkan di set kedua, Swiatek harus berjuang keras untuk bisa memenangkannya meskipun harus dilalui dengan tiebreak (7-3). Di set ketiga Swiatek juga sempat tertinggal dua game dalam posisi 1-3. Namun Swiatek yang sangat ngefans petenis legend Rafael Nadal ini bisa menyamakan kedudukan 3-3. Pasca posisi sama, Swiatek memiliki motivasi kuat untuk terus memimpin meski Alexandrova juga memberikan perlawanan sangat ketat.
Sebelumnya, Iga Swiatek melaju ke final Korea Open yang terganggu hujan pada Sabtu, setelah mengalahkan Barbora Krejcikova di perempat final dan Maya Joint di semifinal. Sang petenis Polandia itu berhadapan dengan Ekaterina Alexandrova di pertarungan perebutan gelar.
Swiatek memulai hari dengan gemilang, mengandaskan mantan juara Grand Slam ganda Barbora Krejcikova dengan skor 6-0 6-3 dalam laga perempat final yang dijadwal ulang dari Jumat akibat hujan yang terus-menerus. Tak lama kemudian, petenis berusia 24 tahun itu kembali ke lapangan untuk mengalahkan Joint dengan skor 6-0 6-2.
"Saya akan fokus pada diri sendiri dan tujuan yang telah saya tetapkan sebelumnya, serta melanjutkan apa yang telah saya lakukan sepanjang turnamen karena itu berhasil," kata Swiatek sebelum mengetahui bahwa ia akan menghadapi petenis Rusia unggulan kedua, Alexandrova, pada Minggu.
"Final seharusnya menjadi pertandingan tersulit dan selalu menghasilkan tekanan yang berbeda, jadi saya senang telah memainkan pertandingan yang solid di sini."
Petenis remaja Australia, Joint, yang sebelumnya mengalahkan Clara Tauson 6-0 6-3, menemui banyak kesulitan melawan Swiatek yang sangat fokus dan dengan mudah menyerahkan set pertama di Centre Court hanya dalam 25 menit.
Swiatek yang mengawali pertandingan dengan gugup dan banyak melakukan kesalahan akhirnya dengan mudah kalah di set pertama dengan angka yg menyakitkan 1-6. Bahkan di set kedua, Swiatek harus berjuang keras untuk bisa memenangkannya meskipun harus dilalui dengan tiebreak (7-3). Di set ketiga Swiatek juga sempat tertinggal dua game dalam posisi 1-3. Namun Swiatek yang sangat ngefans petenis legend Rafael Nadal ini bisa menyamakan kedudukan 3-3. Pasca posisi sama, Swiatek memiliki motivasi kuat untuk terus memimpin meski Alexandrova juga memberikan perlawanan sangat ketat.
Sebelumnya, Iga Swiatek melaju ke final Korea Open yang terganggu hujan pada Sabtu, setelah mengalahkan Barbora Krejcikova di perempat final dan Maya Joint di semifinal. Sang petenis Polandia itu berhadapan dengan Ekaterina Alexandrova di pertarungan perebutan gelar.
Swiatek memulai hari dengan gemilang, mengandaskan mantan juara Grand Slam ganda Barbora Krejcikova dengan skor 6-0 6-3 dalam laga perempat final yang dijadwal ulang dari Jumat akibat hujan yang terus-menerus. Tak lama kemudian, petenis berusia 24 tahun itu kembali ke lapangan untuk mengalahkan Joint dengan skor 6-0 6-2.
"Saya akan fokus pada diri sendiri dan tujuan yang telah saya tetapkan sebelumnya, serta melanjutkan apa yang telah saya lakukan sepanjang turnamen karena itu berhasil," kata Swiatek sebelum mengetahui bahwa ia akan menghadapi petenis Rusia unggulan kedua, Alexandrova, pada Minggu.
"Final seharusnya menjadi pertandingan tersulit dan selalu menghasilkan tekanan yang berbeda, jadi saya senang telah memainkan pertandingan yang solid di sini."
Petenis remaja Australia, Joint, yang sebelumnya mengalahkan Clara Tauson 6-0 6-3, menemui banyak kesulitan melawan Swiatek yang sangat fokus dan dengan mudah menyerahkan set pertama di Centre Court hanya dalam 25 menit.