PSSI Jaga Ketat Proses Seleksi Pelatih Baru Timnas Indonesia, Lima Kandidat Masuk Tahap Wawancara
Tim langit 7
Kamis, 20 November 2025 - 16:56 WIB
Konferensi Pers PSSI. Dok: YouTube PSSI
LANGIT7.ID-Jakarta;Proses perekrutan pelatih kepala Timnas Indonesia kini memasuki fase krusial. Alih-alih langsung mengumumkan figur yang masuk bursa, PSSI menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi sedang dijalankan secara tertutup. Pendekatan ini dipilih demi menjaga profesionalitas serta menghormati situasi masing-masing kandidat yang saat ini masih terikat kontrak di klub atau tim nasional lain.
Penjelasan itu disampaikan dalam konferensi pers perkembangan Timnas Indonesia yang ditayangkan melalui PSSI TV. Dalam sesi tersebut, Sekjen PSSI Yunus Nusi sempat mengungkapkan bahwa jumlah kandidat kini telah mengerucut menjadi lima nama, namun identitas mereka tetap disimpan oleh federasi.
Ketua BTN Sumardji menilai bahwa keterbukaan berlebihan justru dapat mengganggu proses seleksi. Menurutnya, privasi para kandidat menjadi pertimbangan utama, terutama karena beberapa di antara mereka masih aktif menangani tim masing-masing di kompetisi atau level internasional.
Baca juga: Nova Arianto Resmi Tangani Timnas U-20, Misi Baru Usai Sukses di Piala Dunia U-17
Sumardji memastikan bahwa pihaknya tidak akan menyampaikan petunjuk apa pun terkait asal klub maupun negara yang ditangani para pelatih tersebut. Ia menegaskan bahwa kerahasiaan menjadi bagian dari etika dalam proses perekrutan juru taktik.
“Sampai dengan detik ini tidak kami buka dan memang tidak akan kami buka,” ujar Sumardjidalam siaran live YouTube PSSI, Kamis (20/11/2025).
“Para pelatih ini masih berada di klub dan timnas suatu negara. Tidak mungkin kami membuka,” tambahnya.
Penjelasan itu disampaikan dalam konferensi pers perkembangan Timnas Indonesia yang ditayangkan melalui PSSI TV. Dalam sesi tersebut, Sekjen PSSI Yunus Nusi sempat mengungkapkan bahwa jumlah kandidat kini telah mengerucut menjadi lima nama, namun identitas mereka tetap disimpan oleh federasi.
Ketua BTN Sumardji menilai bahwa keterbukaan berlebihan justru dapat mengganggu proses seleksi. Menurutnya, privasi para kandidat menjadi pertimbangan utama, terutama karena beberapa di antara mereka masih aktif menangani tim masing-masing di kompetisi atau level internasional.
Baca juga: Nova Arianto Resmi Tangani Timnas U-20, Misi Baru Usai Sukses di Piala Dunia U-17
Sumardji memastikan bahwa pihaknya tidak akan menyampaikan petunjuk apa pun terkait asal klub maupun negara yang ditangani para pelatih tersebut. Ia menegaskan bahwa kerahasiaan menjadi bagian dari etika dalam proses perekrutan juru taktik.
“Sampai dengan detik ini tidak kami buka dan memang tidak akan kami buka,” ujar Sumardjidalam siaran live YouTube PSSI, Kamis (20/11/2025).
“Para pelatih ini masih berada di klub dan timnas suatu negara. Tidak mungkin kami membuka,” tambahnya.