Merinding, Penumpang Terjebak Semalaman dalam Kereta Bawah Laut Eurostar Tujuan London-Paris
Lusi mahgriefie
Rabu, 31 Desember 2025 - 11:34 WIB
Kereta Eurostar melintasi bawah laut tujuan London-Paris
Penumpang Eurostar, kereta yang melintasi bawah laut yang melayani tujuan antara Inggris, Prancis, Belgia, dan Belanda itu bersiap menghadapi kemungkinan gangguan untuk hari kedua.
Hal ini menyusul terjadinya pemadaman listrik di Terowongan Channel, hingga menyebabkan kekacauan perjalanan bagi ribuan orang pada hari Selasa, (30/12).
Terowongan Channel yaitu terowongan bawah laut sepanjang 50 km yang menghubungkan Inggris (Folkestone, Kent) dan Prancis (Coquelles, Pas-de-Calais) di bawah Selat Inggris. Terowongan ini terdiri dari tiga terowongan sejajar, di mana dua di antaranya adalah jalur rel tunggal untuk kereta seperti Eurostar, dan satu terowongan layanan
Beberapa penumpang Eurostar dari London menuju Paris menghabiskan waktu berjam-jam terjebak di dalam kereta semalaman sambil menunggu kereta bergerak.
Seorang pria mengatakan kepada BBC bahwa ia telah naik kereta pukul 19:01 menuju Paris, tetapi pada pukul 02:30 GMT ia masih terjebak di dalam kereta di pintu masuk terowongan.
Ia mengatakan staf memberitahunya ada "50% kemungkinan kita pergi ke Paris, 50% kemungkinan kita kembali ke London".
Baca juga:Food District, Pujasera Halal Pertama di London yang Ramah Muslim
Hal ini menyusul terjadinya pemadaman listrik di Terowongan Channel, hingga menyebabkan kekacauan perjalanan bagi ribuan orang pada hari Selasa, (30/12).
Terowongan Channel yaitu terowongan bawah laut sepanjang 50 km yang menghubungkan Inggris (Folkestone, Kent) dan Prancis (Coquelles, Pas-de-Calais) di bawah Selat Inggris. Terowongan ini terdiri dari tiga terowongan sejajar, di mana dua di antaranya adalah jalur rel tunggal untuk kereta seperti Eurostar, dan satu terowongan layanan
Beberapa penumpang Eurostar dari London menuju Paris menghabiskan waktu berjam-jam terjebak di dalam kereta semalaman sambil menunggu kereta bergerak.
Seorang pria mengatakan kepada BBC bahwa ia telah naik kereta pukul 19:01 menuju Paris, tetapi pada pukul 02:30 GMT ia masih terjebak di dalam kereta di pintu masuk terowongan.
Ia mengatakan staf memberitahunya ada "50% kemungkinan kita pergi ke Paris, 50% kemungkinan kita kembali ke London".
Baca juga:Food District, Pujasera Halal Pertama di London yang Ramah Muslim