Resmikan Pemugaran Masjid Padang Betuah, Menbud Fadli Zon Perkuat Pelestarian Cagar Budaya
Tim langit 7
Kamis, 26 Februari 2026 - 14:16 WIB
Resmikan Pemugaran Masjid Padang Betuah, Menbud Fadli Zon Perkuat Pelestarian Cagar Budaya
LANGIT7.ID-Bengkulu Tengah; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan pemugaran Bangunan Cagar Budaya Masjid Padang Betuah di Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol selesainya proses pemugaran yang dilaksanakan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Bengkulu pada tahun 2025.
Dalam sambutannya, Menbud Fadli menyampaikan bahwa Masjid Padang Betuah merupakan salah satu cagar budaya tingkat kabupaten yang memiliki riwayat sejarah panjang dan menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat Bengkulu Tengah.
“Masjid ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi jejak sejarah dan identitas masyarakat. Kita memiliki tanggung jawab untuk merawat warisan para pendahulu agar bangsa ini tidak kehilangan arah,” ujar Menbud dalam keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).
Menurut Menbud Fadli, pemerintah terus melakukan akselerasi penetapan, pencatatan, pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya sesuai amanat Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan. Tahun ini, Kementerian Kebudayaan melakukan pemugaran terhadap 152 cagar budaya di seluruh Indonesia, termasuk keraton dan peninggalan kerajaan di berbagai daerah.
Di Provinsi Bengkulu, sejumlah warisan sejarah memiliki nilai penting, seperti Fort Marlborough, Masjid Jami Bengkulu, Rumah Pengasingan Bung Karno, serta makam Sentot Alibasyah Prawirodirjo. Keberadaan situs-situs tersebut memperkaya narasi sejarah dan identitas daerah.
Menbud Fadli juga menegaskan bahwa pelestarian cagar budaya merupakan tugas bersama yang bersifat multisektoral, melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, swasta, komunitas, serta tokoh masyarakat. Kehadiran Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian tersendiri, lanjutnya, merupakan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menempatkan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan bangsa.
“Masjid Padang Betuah dengan kesederhanaannya menyimpan cerita panjang. Dengan narasi yang kuat dan pengelolaan yang baik, ia dapat menjadi destinasi religi dan sejarah yang memberi pengalaman bermakna bagi masyarakat dan generasi muda,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Menbud Fadli menyampaikan bahwa Masjid Padang Betuah merupakan salah satu cagar budaya tingkat kabupaten yang memiliki riwayat sejarah panjang dan menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat Bengkulu Tengah.
“Masjid ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi jejak sejarah dan identitas masyarakat. Kita memiliki tanggung jawab untuk merawat warisan para pendahulu agar bangsa ini tidak kehilangan arah,” ujar Menbud dalam keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).
Menurut Menbud Fadli, pemerintah terus melakukan akselerasi penetapan, pencatatan, pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya sesuai amanat Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan. Tahun ini, Kementerian Kebudayaan melakukan pemugaran terhadap 152 cagar budaya di seluruh Indonesia, termasuk keraton dan peninggalan kerajaan di berbagai daerah.
Di Provinsi Bengkulu, sejumlah warisan sejarah memiliki nilai penting, seperti Fort Marlborough, Masjid Jami Bengkulu, Rumah Pengasingan Bung Karno, serta makam Sentot Alibasyah Prawirodirjo. Keberadaan situs-situs tersebut memperkaya narasi sejarah dan identitas daerah.
Menbud Fadli juga menegaskan bahwa pelestarian cagar budaya merupakan tugas bersama yang bersifat multisektoral, melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, swasta, komunitas, serta tokoh masyarakat. Kehadiran Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian tersendiri, lanjutnya, merupakan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menempatkan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan bangsa.
“Masjid Padang Betuah dengan kesederhanaannya menyimpan cerita panjang. Dengan narasi yang kuat dan pengelolaan yang baik, ia dapat menjadi destinasi religi dan sejarah yang memberi pengalaman bermakna bagi masyarakat dan generasi muda,” tambahnya.