home global news

Ditengah Perang Iran vs Amerika-Israel, Polisi Australia Evakuasi Pemain Sepak Bola Putri Iran dari Hotel dan Beri Suaka

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:13 WIB
Ditengah Perang Iran vs Amerika-Israel, Polisi Australia Evakuasi Pemain Sepak Bola Putri Iran dari Hotel dan Beri Suaka
LANGIT7.ID-Sydney; Polisi Australia mengevakuasi lima pemain sepak bola putri Iran dari hotel tim sebelum mereka diberikan suaka, demikian diungkapkan Menteri Dalam Negeri pada Selasa, seiring munculnya detail pelarian mereka dari pengawalan pemerintah Iran.

Kelima pemain, termasuk kapten tim Zahra Ghanbari, meminta perlindungan setelah tim tersebut dicap sebagai "pengkhianat masa perang" karena menolak menyanyikan lagu kebangsaan mereka sebelum pertandingan Piala Asia.

Kampanye Piala Asia tim ini dimulai di tengah serangan udara AS dan Israel ke Iran, dan media Australia melaporkan bahwa tim tersebut didampingi oleh pejabat pemerintah Iran yang mengontrol pergerakan mereka.

Pembicaraan dengan para pemain mengenai pengajuan suaka telah berlangsung selama beberapa hari, kata Menteri Dalam Negeri Tony Burke dalam konferensi pers sambil mengonfirmasi bahwa kelima wanita tersebut telah diberikan suaka di Australia.

Para pemain yang mendapatkan suaka adalah Ghanbari, Zahra Sarbali Alishah, Mona Hamoudi, dan Atefeh Ramezanizadeh—yang semuanya berusia awal 30-an—serta Fatemeh Pasandideh yang berusia 21 tahun.

DIPINDAHKAN KE TEMPAT AMAN

Kelima pemain dipindahkan ke lokasi aman oleh Kepolisian Federal Australia pada Senin malam, dan kini mereka berada di bawah perlindungan polisi, kata Burke.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya