Branding Danau Toba Sebagai Jejak Letusan Gunung Api Terbesar Di Dunia Harus Menjadi Kebanggaan
Mahmuda attar hussein
Ahad, 17 Oktober 2021 - 11:00 WIB
Danau Toba: Foto: instagram visitdanautoba
Optimalisasi sektor pariwisata Danau Toba bisa dilakukan melalui pengembangan wisata berwawasan lingkungan. Branding Danau Toba sebagai danau dengan gunung berapi paling aktif di dunia perlu pertajam.
Dosen IPB University itu menyebut, dalam interpretasi alam Toba melalui film kepada pengunjung juga perlu ditambahkan obyek biologi, geologi, dan sosial budaya. Menurutnya, jejak letusan Toba sebagai museum alam yang luar biasa perlu disorot.
Ia mencontohkan, misalnya jejak berupa endapan piroklasik dan mata air panas. Di sisi lain, terdapat endapan lahar dan endapan diatom pembentuk danau yang sering diabaikan sebagai obyek geologi.
Baca juga: Dingin dan Eksotis, Ini 5 Rekomendasi Lokasi Camping di Jateng
Tidak hanya itu, beragam jenis tumbuhan bumbu dan obat di sekitar Danau Toba sebagai produk hasil hutan juga dapat menjadi daya tarik. Danau Toba juga memiliki berbagai jenis ikan endemik yang menarik untuk ditelusuri.
Ada interaksi antara alam dengan masyarakat, sehingga membentuk budaya yang khas sekali, dimana masyarakat di sekitar Toba membentuk adaptasi-adaptasi, mitos dan sejarah, ini semua adalah bahan tema-tema dalam konteks interpretasi sebenarnya.
“Alam berbicara kepada pengunjung, berbicara kepada masyarakat,” ungkap Prof Harini Muntasib, pakar ekowisata dari IPB University, melalui keterangan tertulis, Minggu (17/10).
Dosen IPB University itu menyebut, dalam interpretasi alam Toba melalui film kepada pengunjung juga perlu ditambahkan obyek biologi, geologi, dan sosial budaya. Menurutnya, jejak letusan Toba sebagai museum alam yang luar biasa perlu disorot.
Ia mencontohkan, misalnya jejak berupa endapan piroklasik dan mata air panas. Di sisi lain, terdapat endapan lahar dan endapan diatom pembentuk danau yang sering diabaikan sebagai obyek geologi.
Baca juga: Dingin dan Eksotis, Ini 5 Rekomendasi Lokasi Camping di Jateng
Tidak hanya itu, beragam jenis tumbuhan bumbu dan obat di sekitar Danau Toba sebagai produk hasil hutan juga dapat menjadi daya tarik. Danau Toba juga memiliki berbagai jenis ikan endemik yang menarik untuk ditelusuri.
Ada interaksi antara alam dengan masyarakat, sehingga membentuk budaya yang khas sekali, dimana masyarakat di sekitar Toba membentuk adaptasi-adaptasi, mitos dan sejarah, ini semua adalah bahan tema-tema dalam konteks interpretasi sebenarnya.
“Alam berbicara kepada pengunjung, berbicara kepada masyarakat,” ungkap Prof Harini Muntasib, pakar ekowisata dari IPB University, melalui keterangan tertulis, Minggu (17/10).