Jamkrindo Dorong Pemberdayaan Warga Binaan Perempuan Lewat Program Aku Bangkit dan Berdaya
Tim langit 7
Rabu, 29 April 2026 - 11:50 WIB
Jamkrindo Dorong Pemberdayaan Warga Binaan Perempuan Lewat Program Aku Bangkit dan Berdaya
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) bersama Indonesia Financial Group (IFG) melanjutkan program pemberdayaan warga binaan perempuan melalui inisiatif Aku Bangkit dan Berdaya di Lapas Kelas IIA Tangerang. Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif yang telah dimulai sejak tahun 2025, sebagai upaya mendorong kemandirian dan reintegrasi sosial warga binaan.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, kegiatan ini kembali dilaksanakan untuk menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan.
Plt Sekretaris Perusahaan Jamkrindo Agustinus Handoko menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. Program tersebut dirangkai dengan mengintegrasikan pembinaan mental, penguatan keterampilan, serta literasi keuangan sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih mandiri.
“Program Aku Bangkit dan Berdaya tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan harapan baru bagi warga binaan. Kami percaya bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bangkit dan berdaya, serta berkontribusi kembali di tengah masyarakat,” ujar Agustinus Handoko dalam siaran pers, dikutip Rabu (29/4/2026).
Agustinus Handoko menambahkan bahwa kolaborasi antara Jamkrindo dan IFG menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan program pemberdayaan yang lebih terintegrasi dan berdampak luas. Dengan pendekatan yang holistik, program ini mendorong warga binaan untuk tidak lagi terjebak dalam stigma masa lalu, melainkan bangkit dengan kemampuan dan kepercayaan diri untuk menata masa depan.
“Melalui sinergi dalam ekosistem IFG, Jamkrindo terus berupaya memperluas peran tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam mendukung pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Jamkrindo bersama IFG berharap keberlanjutan program ini dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, serta menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya. Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai emansipasi yaitu kemandirian, keberanian, dan kesempatan yang setara, harus terus dihadirkan dalam berbagai ruang, termasuk dalam proses pembinaan.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, kegiatan ini kembali dilaksanakan untuk menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan.
Plt Sekretaris Perusahaan Jamkrindo Agustinus Handoko menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. Program tersebut dirangkai dengan mengintegrasikan pembinaan mental, penguatan keterampilan, serta literasi keuangan sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih mandiri.
“Program Aku Bangkit dan Berdaya tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan harapan baru bagi warga binaan. Kami percaya bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bangkit dan berdaya, serta berkontribusi kembali di tengah masyarakat,” ujar Agustinus Handoko dalam siaran pers, dikutip Rabu (29/4/2026).
Agustinus Handoko menambahkan bahwa kolaborasi antara Jamkrindo dan IFG menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan program pemberdayaan yang lebih terintegrasi dan berdampak luas. Dengan pendekatan yang holistik, program ini mendorong warga binaan untuk tidak lagi terjebak dalam stigma masa lalu, melainkan bangkit dengan kemampuan dan kepercayaan diri untuk menata masa depan.
“Melalui sinergi dalam ekosistem IFG, Jamkrindo terus berupaya memperluas peran tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam mendukung pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Jamkrindo bersama IFG berharap keberlanjutan program ini dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, serta menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya. Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai emansipasi yaitu kemandirian, keberanian, dan kesempatan yang setara, harus terus dihadirkan dalam berbagai ruang, termasuk dalam proses pembinaan.