BMKG: 27–29 Mei Jadi Momen Akurat Tentukan Arah Kiblat
Esti setiyowati
Rabu, 27 Mei 2026 - 14:40 WIB
BMKG: 2729 Mei Jadi Momen Akurat Tentukan Arah Kiblat. Foto: Ist.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa fenomena matahari tepat berada di atas Kakbah kembali terjadi pada 27-29 Mei 2026. Momen astronomi ini dapat dimanfaatkan umat Islam untuk mengecek sekaligus mengukur ulang arah kiblat secara akurat dengan bantuan bayangan matahari.
"Fenomena Matahari tepat berada di atas Ka’bah kembali terjadi pada 27–29 Mei 2026. Momen ini dapat dimanfaatkan untuk mengecek dan mengukur kembali arah kiblat dengan bantuan bayangan Matahari," tulis BMKG di laman Instagram, Rabu (27/5/2026).
Baca juga:Matahari Tepat di Atas Kakbah pada 15-16 Juli 2025, Yuk Cek Arah Kiblat!
Dalam informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi BMKG, fenomena tersebut berlangsung pada pukul 16.18 WIB dan berlaku untuk wilayah Indonesia bagian Barat serta Indonesia Tengah bagian Barat.
BMKG menjelaskan, fenomena ini terjadi dua kali setiap tahun, yakni pada 27–29 Mei pukul 16.18 WIB serta 15–17 Juli pukul 16.27 WIB. Pada saat itu, posisi matahari berada tepat atau hampir tepat di atas Ka'bah sehingga bayangan benda tegak akan mengarah berlawanan dengan arah kiblat.
"Sementara itu, untuk Indonesia bagian Timur (juga sebagian Indonesia Tengah bagian Timur) penentuan arah kiblatnya dapat dilakukan saat Matahari di atas di antipoda Kabah (sebalik arah Kabah) yang terjadi setiap 14 Januari pukul 06.30 WIT dan 29 November pukul 06.09 WIT," tambahnya.
BMKG mengimbau masyarakat memastikan proses pengamatan dilakukan saat cuaca cerah, di permukaan datar, serta tidak terhalang bayangan benda lain agar hasil pengukuran lebih akurat.
"Fenomena Matahari tepat berada di atas Ka’bah kembali terjadi pada 27–29 Mei 2026. Momen ini dapat dimanfaatkan untuk mengecek dan mengukur kembali arah kiblat dengan bantuan bayangan Matahari," tulis BMKG di laman Instagram, Rabu (27/5/2026).
Baca juga:Matahari Tepat di Atas Kakbah pada 15-16 Juli 2025, Yuk Cek Arah Kiblat!
Dalam informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi BMKG, fenomena tersebut berlangsung pada pukul 16.18 WIB dan berlaku untuk wilayah Indonesia bagian Barat serta Indonesia Tengah bagian Barat.
BMKG menjelaskan, fenomena ini terjadi dua kali setiap tahun, yakni pada 27–29 Mei pukul 16.18 WIB serta 15–17 Juli pukul 16.27 WIB. Pada saat itu, posisi matahari berada tepat atau hampir tepat di atas Ka'bah sehingga bayangan benda tegak akan mengarah berlawanan dengan arah kiblat.
"Sementara itu, untuk Indonesia bagian Timur (juga sebagian Indonesia Tengah bagian Timur) penentuan arah kiblatnya dapat dilakukan saat Matahari di atas di antipoda Kabah (sebalik arah Kabah) yang terjadi setiap 14 Januari pukul 06.30 WIT dan 29 November pukul 06.09 WIT," tambahnya.
BMKG mengimbau masyarakat memastikan proses pengamatan dilakukan saat cuaca cerah, di permukaan datar, serta tidak terhalang bayangan benda lain agar hasil pengukuran lebih akurat.