BTN Perluas Ekosistem Digital Pariwisata Bali, Pengguna balé by BTN Tumbuh 59 Persen
Tim langit 7
Selasa, 09 Juni 2026 - 10:15 WIB
(Dok: BTN)
LANGIT7.ID-Jakarta; Transformasi digital yang dijalankan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) di Bali menunjukkan perkembangan signifikan. Melalui aplikasi balé by BTN, perseroan semakin agresif memperluas ekosistem transaksi digital di berbagai titik aktivitas pariwisata yang menjadi denyut utama perekonomian Pulau Dewata.
Langkah tersebut tercermin dari meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap layanan digital BTN. Hingga Maret 2026, jumlah pengguna balé by BTN di Bali mencapai 41 ribu pengguna atau tumbuh 59% secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara itu, jumlah transaksi finansial melalui aplikasi tersebut meningkat 76% yoy menjadi 111,2 ribu transaksi.
Pertumbuhan tersebut bahkan melampaui rata-rata industri perbankan nasional. Berdasarkan Statistik Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Pasar Keuangan Bank Indonesia, volume transaksi mobile banking secara nasional tumbuh 26,7% yoy hingga Maret 2026.
Dari sisi pelaku usaha, perkembangan juga terlihat pada jumlah balé merchant di Bali yang melonjak 110% yoy menjadi 4,2 ribu merchant. Aktivitas transaksi melalui balé merchant meningkat lebih tinggi lagi dengan pertumbuhan mencapai 205% yoy, sementara nilai transaksinya naik 98% yoy.
Peningkatan tersebut menunjukkan semakin banyak pelaku usaha lokal yang memanfaatkan solusi pembayaran digital BTN dalam menjalankan kegiatan usahanya sehari-hari.
Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Bagus Hendri Setiawan mengatakan, capaian tersebut didukung oleh berbagai kerja sama strategis yang dilakukan BTN di pusat-pusat aktivitas wisata Bali.
BTN mendorong pemanfaatan tabungan BTN dan balé by BTN sebagai sarana transaksi yang terintegrasi di kawasan pelabuhan wisata yang menjadi jalur mobilitas wisatawan. Perseroan juga menjalin kolaborasi dengan destinasi unggulan seperti Desa Penglipuran guna memperkuat ekosistem pariwisata berbasis digital.
Langkah tersebut tercermin dari meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap layanan digital BTN. Hingga Maret 2026, jumlah pengguna balé by BTN di Bali mencapai 41 ribu pengguna atau tumbuh 59% secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara itu, jumlah transaksi finansial melalui aplikasi tersebut meningkat 76% yoy menjadi 111,2 ribu transaksi.
Pertumbuhan tersebut bahkan melampaui rata-rata industri perbankan nasional. Berdasarkan Statistik Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Pasar Keuangan Bank Indonesia, volume transaksi mobile banking secara nasional tumbuh 26,7% yoy hingga Maret 2026.
Dari sisi pelaku usaha, perkembangan juga terlihat pada jumlah balé merchant di Bali yang melonjak 110% yoy menjadi 4,2 ribu merchant. Aktivitas transaksi melalui balé merchant meningkat lebih tinggi lagi dengan pertumbuhan mencapai 205% yoy, sementara nilai transaksinya naik 98% yoy.
Peningkatan tersebut menunjukkan semakin banyak pelaku usaha lokal yang memanfaatkan solusi pembayaran digital BTN dalam menjalankan kegiatan usahanya sehari-hari.
Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Bagus Hendri Setiawan mengatakan, capaian tersebut didukung oleh berbagai kerja sama strategis yang dilakukan BTN di pusat-pusat aktivitas wisata Bali.
BTN mendorong pemanfaatan tabungan BTN dan balé by BTN sebagai sarana transaksi yang terintegrasi di kawasan pelabuhan wisata yang menjadi jalur mobilitas wisatawan. Perseroan juga menjalin kolaborasi dengan destinasi unggulan seperti Desa Penglipuran guna memperkuat ekosistem pariwisata berbasis digital.