Piala Dunia 2026
Qatar Hantam Swiss di Menit 95, Gol Boualem Khoukhi Ubah Peta Grup B Piala Dunia 2026
Nabil
Ahad, 14 Juni 2026 - 03:58 WIB
Bek Tengah Timnas Qatar Boualem Khouki merayakan keberhasilan membobol gawang Timnas Swiss. (Dok: X/Twitter)
LANGIT7.ID-San Francisco; Timnas Qatar menciptakan salah satu drama terbesar pada fase grup Piala Dunia 2026 setelah mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+5 untuk memaksa Swiss bermain imbang 1-1 di San Francisco Bay Area Stadium, Minggu (14/6/2026) WIB.
Saat laga tampak akan berakhir dengan kemenangan Swiss, Qatar justru menemukan momen yang mereka cari sepanjang pertandingan. Bek veteran Boualem Khoukhi muncul sebagai pahlawan lewat sundulan akurat yang membuat ribuan pendukung Qatar berpesta pada detik-detik terakhir.
Hasil ini terasa seperti kemenangan bagi Qatar. Pasalnya, mereka harus bertahan menghadapi tekanan Swiss hampir sepanjang babak kedua. Tim asuhan Julen Lopetegui terus digempur, mulai dari tendangan bebas, sepak pojok, hingga serangkaian peluang yang diciptakan Granit Xhaka dan kawan-kawan.
Swiss bahkan berkali-kali nyaris menggandakan keunggulan. Pada awal babak kedua, mereka langsung mengambil kendali permainan melalui serangan yang dipimpin Ruben Vargas. Tekanan demi tekanan terus datang, tetapi lini belakang Qatar mampu bertahan dengan disiplin.
Ketika Swiss terus memburu gol kedua, Qatar memilih bersabar. Mereka lebih banyak menunggu kesempatan melakukan serangan balik sambil menjaga organisasi pertahanan tetap rapat. Strategi tersebut membuat Swiss frustrasi meski mendominasi penguasaan bola dan jumlah peluang.
Memasuki 20 menit terakhir, Qatar mulai menunjukkan keberanian untuk keluar menyerang. Akram Afif beberapa kali mencoba memimpin serangan, sementara pemain-pemain pengganti memberi energi baru bagi tim.
Meski demikian, peluang bersih masih sulit tercipta. Serangan Qatar kerap terhenti sebelum memasuki area berbahaya. Di sisi lain, Swiss juga gagal memaksimalkan banyak peluang yang mereka miliki.
Saat laga tampak akan berakhir dengan kemenangan Swiss, Qatar justru menemukan momen yang mereka cari sepanjang pertandingan. Bek veteran Boualem Khoukhi muncul sebagai pahlawan lewat sundulan akurat yang membuat ribuan pendukung Qatar berpesta pada detik-detik terakhir.
Hasil ini terasa seperti kemenangan bagi Qatar. Pasalnya, mereka harus bertahan menghadapi tekanan Swiss hampir sepanjang babak kedua. Tim asuhan Julen Lopetegui terus digempur, mulai dari tendangan bebas, sepak pojok, hingga serangkaian peluang yang diciptakan Granit Xhaka dan kawan-kawan.
Swiss bahkan berkali-kali nyaris menggandakan keunggulan. Pada awal babak kedua, mereka langsung mengambil kendali permainan melalui serangan yang dipimpin Ruben Vargas. Tekanan demi tekanan terus datang, tetapi lini belakang Qatar mampu bertahan dengan disiplin.
Ketika Swiss terus memburu gol kedua, Qatar memilih bersabar. Mereka lebih banyak menunggu kesempatan melakukan serangan balik sambil menjaga organisasi pertahanan tetap rapat. Strategi tersebut membuat Swiss frustrasi meski mendominasi penguasaan bola dan jumlah peluang.
Memasuki 20 menit terakhir, Qatar mulai menunjukkan keberanian untuk keluar menyerang. Akram Afif beberapa kali mencoba memimpin serangan, sementara pemain-pemain pengganti memberi energi baru bagi tim.
Meski demikian, peluang bersih masih sulit tercipta. Serangan Qatar kerap terhenti sebelum memasuki area berbahaya. Di sisi lain, Swiss juga gagal memaksimalkan banyak peluang yang mereka miliki.