Wali Kota New York: Pendapatan Piala Dunia Lebih dari Cukup, Harusnya Suporter Tak Perlu Bayar Mahal
Lusi mahgriefie
Jum'at, 26 Juni 2026 - 07:09 WIB
Foto: ist
Wali Kota New York, Zohran Mamdani, menyatakan bahwa Piala Dunia telah menghasilkan pendapatan yang "lebih dari cukup". Dengan demikian, para supporter seharusnya tidak perlu membayar harga yang lebih tinggi.
Harga tiket untuk menyaksikan secara langsung turnamen dunia yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini, dinilai yang paling mahal. Harga tiket untuk banyak pertandingan babak awal berkisar antara USD350 hingga USD5.000.
Tak hanya itu, para suporter juga menghadapi kenaikan biaya hotel dan transportasi.
Namun, untuk harga tiket kereta dan bus menuju pertandingan Piala Dunia di Stadion New York New Jersey sempat diturunkan menyusul protes keras dari para penggemar. Sayang harganya masih sepuluh kali lipat dari tarif normal.
Mamdani, yang menjabat sebagai Wali Kota New York sejak Januari, berpendapat bahwa FIFA sebenarnya bisa membuat turnamen ini lebih terjangkau.
Badan sepak bola dunia tersebut diperkirakan akan meraup pendapatan hampir USD9 miliar dari turnamen ini, jumlah yang melampaui pendapatan Olimpiade Paris 2024.
Kepada BBC Radio 5 Live, Mamdani mengatakan: "Sejak awal kami menegaskan ingin turnamen ini menjadi Piala Dunia bagi semua orang.
Harga tiket untuk menyaksikan secara langsung turnamen dunia yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini, dinilai yang paling mahal. Harga tiket untuk banyak pertandingan babak awal berkisar antara USD350 hingga USD5.000.
Tak hanya itu, para suporter juga menghadapi kenaikan biaya hotel dan transportasi.
Namun, untuk harga tiket kereta dan bus menuju pertandingan Piala Dunia di Stadion New York New Jersey sempat diturunkan menyusul protes keras dari para penggemar. Sayang harganya masih sepuluh kali lipat dari tarif normal.
Mamdani, yang menjabat sebagai Wali Kota New York sejak Januari, berpendapat bahwa FIFA sebenarnya bisa membuat turnamen ini lebih terjangkau.
Badan sepak bola dunia tersebut diperkirakan akan meraup pendapatan hampir USD9 miliar dari turnamen ini, jumlah yang melampaui pendapatan Olimpiade Paris 2024.
Kepada BBC Radio 5 Live, Mamdani mengatakan: "Sejak awal kami menegaskan ingin turnamen ini menjadi Piala Dunia bagi semua orang.