home sports

Preview: Duel Klasik Super Tegang Prancis vs Spanyol untuk Menentukan Finalis Pertama Piala Dunia

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:29 WIB
(Dok: Ilustrasi Langit7.id)
LANGIT7.ID-Jakarta; Mampukah Prancis mengakhiri rekor tak terkalahkan Spanyol yang luar biasa selama 36 pertandingan (27 menang, 9 imbang), atau akankah Luis de la Fuente terus menjadi duri bagi kubu Didier Deschamps? Yang jelas Deschamps Incar Balas Dendam atas de la Fuente

Les Bleus mengamankan ntiket semifinal dengan cara impresif setelah mengalahkan runner-up Piala Afrika 2026, Maroko, sekaligus menyamai rekor yang dipegang Brasil dan Jerman yaitu mencapai empat besar dalam tiga Piala Dunia berturut-turut. Skuad Didier Deschamps rata-rata mencetak 2,7 gol per pertandingan, hanya Argentina yang memiliki angka lebih tinggi (2,8), sementara Mike Maignan dan kawan-kawan adalah satu-satunya tim nasional yang belum kebobolan di babak gugur, dengan Prancis memimpin peringkat rating FotMob (7,56) – di atas Spanyol (7,30).

Mikel Merino terus menjadi motor perjuangan La Roja menuju kejayaan setelah gelandang haus gol itu mencetak gol dari bangku cadangan melawan Portugal dan Belgia, menjadi pemain pengganti pertama yang mencetak gol kemenangan di dua babak gugur Piala Dunia yang berbeda. Spanyol berada di empat besar untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka setelah memenangkan Piala Dunia 2010, dan juara Eropa bertahan itu tak terkalahkan melawan tetangga mereka di bawah asuhan Luis de la Fuente. Arsitek Spanyol itu telah meraih kemenangan semifinal beruntun di EURO 2024 dan terbaru di Nations League 2024/2025.

Pemain Kunci

Kylian Mbappé tampil luar biasa di Piala Dunia ini, dan baik pengamatan visual maupun statistik membuktikan performa sang kapten Prancis. Pemain berusia 27 tahun itu telah mencetak delapan gol (sama banyak dengan Lionel Messi) dan tiga assist dalam enam pertandingan, menjadikan total golnya mencapai 20 gol dalam 20 penampilan Piala Dunia. Tidak ada pemain yang memiliki rata-rata rating FotMob (8,87) dan tembakan tepat sasaran per 90 menit (3,3) lebih tinggi dari penyerang haus gol ini. Jika Unai Simón ingin memperpanjang rekor kebersihannya (5), maka itu tergantung pada kemampuannya menghentikan pencetak gol sepanjang masa Prancis.

Lamine Yamal belum sepenuhnya bersinar di Amerika Utara, karena pemain yang kini berusia 19 tahun itu sedang mengalami paceklik gol selama empat pertandingan sejak kemenangan Spanyol atas Arab Saudi di fase grup. Meskipun rata-rata rating FotMob 7,45 dan menjadi ancaman gol utama La Roja dengan 5,1 tembakan per 90 menit, bintang Barcelona itu belum mencapai puncak performa seperti Kylian Mbappé dan Lionel Messi. Namun, laga Selasa nanti mungkin menjadi kesempatan ultimatumnya untuk bersinar, dan bakat muda ini punya sejarah dengan Prancis, mencetak tiga gol dalam dua pertandingan sebelumnya melawan Les Bleus.

Kabar Tim
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya