home wirausaha syariah

Menag: Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Muslim, AI Jadi Kunci Perkuat Keuangan Sosial

Kamis, 06 Agustus 2026 - 13:31 WIB
(Dok: Kemenag)
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak lagi dipandang sebagai sistem ekonomi yang bersifat eksklusif. Nilai-nilai keadilan, transparansi, dan keberpihakan kepada kesejahteraan sosial menjadikan ekonomi syariah relevan sebagai solusi bagi berbagai tantangan ekonomi global.

"Ekonomi syariah bukan hanya untuk umat Islam, tetapi merupakan konsep yang membawa rahmat bagi seluruh umat manusia (rahmatan lil 'alamin)," ujar Menag saat menjadi pembicara pada Shariah-Intelligence: Navigating the Future of Islamic Finance through AI and Digital Innovation di Menara Syariah, PIK 2, dikutip Kamis (6/8/2026).

Menag mengungkapkan bahwa gagasan mengenai relevansi ekonomi syariah dalam menghadapi krisis ekonomi bahkan pernah disampaikan oleh mendiang Paus Benediktus XVI. Dalam salah satu tulisannya, Paus Benediktus menilai dunia perlu mulai meninggalkan sistem moneter yang terlalu spekulatif dan membuka ruang bagi prinsip-prinsip ekonomi syariah yang lebih berkeadilan.

Menurut Menag, sistem ekonomi berbasis kemitraan seperti mudharabah menjadi salah satu contoh bagaimana aktivitas ekonomi dapat dibangun di atas prinsip berbagi manfaat, bukan semata-mata mengejar keuntungan finansial.

Ia juga menilai Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar untuk mengembangkan ekonomi syariah. Selain dikenal sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia juga beberapa kali menempati posisi teratas dalam World Giving Index sebagai negara paling dermawan.

Namun demikian, Menag mengingatkan bahwa potensi filantropi Islam masih belum dimanfaatkan secara optimal. "Potensi zakat nasional diperkirakan mencapai sekitar Rp320 triliun, sementara penghimpunan yang terintegrasi saat ini baru sekitar Rp40 triliun. Ini bukan berarti masyarakat tidak memiliki kepedulian, tetapi masih banyak yang menyalurkan zakat secara langsung kepada mustahik," jelasnya.

Pemanfaatan AI
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya