Tekan Karhutla di IKN dan Kaltim, TNI AU Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Dwi sasongko
Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:11 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Balikpapan; TNI Angkatan Udara melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Provinsi Kalimantan Timur untuk menekan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla).
Operasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang terdampak karhutla dan kawasan sekitarnya, sehingga kondisi lahan dapat lebih cepat basah dan penyebaran api dapat ditekan.
Dalam pelaksanaannya, TNI AU mengerahkan pesawat Casa NC-212 dengan tail number A-2105 yang terbang dari Lanud Dhomber menuju wilayah sasaran, Sabtu (22/8).
Penyemaian awan dilakukan di wilayah utara dan utara DAS Sepaku Semoi pada ketinggian 8.000 kaki. Awan yang menjadi sasaran memiliki ketinggian puncak sekitar 8.000–8.500 kaki. Sebanyak 800 kilogram natrium klorida (NaCl) digunakan sebagai bahan semai untuk mendukung proses modifikasi cuaca.
Pelaksanaan OMC dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama antara TNI AU, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta Otorita IKN. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan operasi dapat berlangsung secara tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi cuaca di wilayah yang membutuhkan.
Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M. mengatakan, OMC merupakan salah satu upaya yang ditempuh TNI AU untuk membantu mempercepat penanganan karhutla melalui peningkatan peluang hujan di wilayah terdampak.
Kadispenau juga menyampaikan bahwa OMC menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi risiko meluasnya karhutla, khususnya melalui upaya memperbesar peluang turunnya hujan di wilayah sasaran.
Operasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang terdampak karhutla dan kawasan sekitarnya, sehingga kondisi lahan dapat lebih cepat basah dan penyebaran api dapat ditekan.
Dalam pelaksanaannya, TNI AU mengerahkan pesawat Casa NC-212 dengan tail number A-2105 yang terbang dari Lanud Dhomber menuju wilayah sasaran, Sabtu (22/8).
Penyemaian awan dilakukan di wilayah utara dan utara DAS Sepaku Semoi pada ketinggian 8.000 kaki. Awan yang menjadi sasaran memiliki ketinggian puncak sekitar 8.000–8.500 kaki. Sebanyak 800 kilogram natrium klorida (NaCl) digunakan sebagai bahan semai untuk mendukung proses modifikasi cuaca.
Pelaksanaan OMC dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama antara TNI AU, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta Otorita IKN. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan operasi dapat berlangsung secara tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi cuaca di wilayah yang membutuhkan.
Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M. mengatakan, OMC merupakan salah satu upaya yang ditempuh TNI AU untuk membantu mempercepat penanganan karhutla melalui peningkatan peluang hujan di wilayah terdampak.
Kadispenau juga menyampaikan bahwa OMC menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi risiko meluasnya karhutla, khususnya melalui upaya memperbesar peluang turunnya hujan di wilayah sasaran.