home global news

Anak Krakatau Erupsi, Bandara Soetta Ditutup, 33 Penerbangan Domestik & Internasional Terdampak

Ahad, 06 September 2026 - 06:24 WIB
Suasana di Bandara Soekarno-Hatta yang ditutup sementara akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Langit7
Gunung Anak Krakatau erupsi menyebabkan sebaran abu vulkanik di berbagai wilayah. Hal ini mengakibatkan sedikitnya 33 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga penutupan bandara untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi Pusat Vulkanologi, Meteorologi, dan Geofisika (PVMBG) dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9 pada Sabtu malam, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 50.000 ft teramati ke arah barat daya-barat laut, mencakup sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung dan Banten.

Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 20.000 ft teramati ke arah tenggara-selatan, mencakup sebagian Banten dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya.

Akibat situasi tersebut,Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengumumkan, dampak terbesar terjadi pada penerbangan internasional. Sebanyak 16 penerbangan dibatalkan, 7 penerbangan ditunda, dan 5 penerbangan dijadwalkan ulang.

Adapun rute internasional yang terdampak antara lain penerbangan dari dan menuju Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL).

Sementara pada penerbangan domestik tercatat 4 pembatalan dan 1 penerbangan dialihkan. Rute yang terdampak meliputi penerbangan dari dan menuju Lampung (TKG), serta penerbangan menuju Denpasar (DPS) dan Surabaya (SUB).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya